Tampilkan postingan dengan label menangis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menangis. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Januari 2014
Jual Anak Kuat Menangis Pada Waktu Malam

Brazil – Iklan bayi untuk dijual hanya pada harga RM1,373 nyatamengejutkan orang ramai di Brazil.
Mereka tidak menyangka ada individu kejam yang sanggup menjual anak sendiri hanya disebabkan bayi itu dikatakan sering menangis pada waktu malam.
Iklan jual bayi itu dimuat naik dalam laman web OXL dan turut disertakan dalam iklan itu gambar bayi yang baru berusia beberapa bulan.
Bersama gambar itu turut ditulis kapsyen `kuat menangis, menyebabkan saya tidak dapat tidur, sedangkan saya perlu bekerja untuk menyara hidup’.
Bayi itu diiklankan di dalam ruang bayi serta kanak-kanak dan nombor untuk dihubungi turut disertakan dalam iklan itu.
Bagaimanapun OXL telah memadamkan iklan berkenaan selepas 12 jam ia berada dalam laman web berkenaan kerana menyalahi peraturan dengan muatnaik kandungan yang tidak sewajarnya.
Sehubungan itu, polis kini sedang mengesan individu terbabit yang memuat naik iklan berkenaan dan berdasarkan rekod OXL, tidak berlaku sebarang aktiviti jual beli bayi berkenaan.
“Kami sedang mengesan individu itu dan percaya dia menetap di Campos Eliseos. Alamat yang diberikan adalah palsu manakala nombor telefon pula tidak ada kaitan dengan kes ini,’’ kata polis.
Pihak berkuasa juga menyatakan bahawa OXL turut bersalah kerana membenarkan iklan dimuatnaik.
Meskipun OXL telah memadamkan entri berkenaan namun tidak ada jaminan bahawa gambar itu tidak akan dimuat naik dalam laman web yang lain.
OLX merupakan laman web jual beli yang terbesar di dunia dan urus niaganya berlaku di 107 negara.
Setiap bulan, lebih 100 juta pengguna menggunakan perkhidmat iklan percuma itu untuk tujuan beli dan jual barang.
OLX, mula beroperasi pada 2006 di Brazil, namun ia menegaskan tidak terlibat dengan sebarang transaksi melibatkan pengiklan dan pengguna yang menggunakan platform berkenaan.
Senin, 16 Desember 2013
Bayi China Hidup Kembali Dan Menangis Saat Di Kremasi
![]() |
| Ilustrasi perawat china I foto english.sina.com |
Bayi berjenis kelamin laki-laki, berusia kurang dari satu bulan, segera dikirim kembali ke Rumah Sakit Anak Provinsi Anhui untuk perawatan darurat setelah ditemukan hidup kembali oleh staf dari rumah duka di Hefei, China.
Rumah Sakit Anak Provinsi Anhui telah mengeluarkan sertifikat kematian untuk anak itu. Dia telah dikremasi di bawah prosedur normal, menurut staf pemakaman.
Bayi itu menderita kelainan sistem pernapasan bawaan sejak lahir dan sakit kritis. Orangtuanya setuju pada 12 November untuk menyerah perawatan medis, menurut anggota staf dari rumah sakit.
"Karena bayi masih memiliki tanda-tanda kehidupan, kita terus memberinya transfusi untuk mempertahankan hidupnya karena alasan kemanusiaan," kata pihak rumah sakit.
Alasan untuk kekeliruan menyatakan bayi meninggal akan dicermati lebih lanjut, menurut anggota staf rumah sakit.
Bayi laki-laki saat ini masih mendapat perawatan darurat di rumah sakit.
Seorang dokter dan pekerja perawat yang bertugas pada hari Rabu, dinilai bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut dan mereka telah berhentikan dari profesi masing-masing oleh pihak rumah sakit. Dilansir dari english.sina.com
Melansir dari id.wikipedia.org, Kremasi atau pengabuan adalah praktik penghilangan jenazah manusia setelah meninggal dengan cara membakarnya. Biasanya hal ini dilakukan di sebuah krematorium/pancaka atau biasa juga di sebuah makam di Bali yang disebut setra atau pasetran.
Praktik kremasi di Bali disebut ngaben. Apabila dilakukan di sebuah pancaka, biasanya jenazah ditaruh di sebuah peti kayu dan dibakar pada suhu 760 – 1150°C. Abu pembakaran kira-kira beratnya sekitar 5% berat jenazah. Untuk praktik di Bali, lihat artikel ngaben. Di dunia Barat Kuna, praktik penunuan mayat dilakukan pula, hal ini disebut di kitab Perjanjian Lama dan banyak dilakukan di peradaban Yunani kuna dan Romawi.
"Karena bayi masih memiliki tanda-tanda kehidupan, kita terus memberinya transfusi untuk mempertahankan hidupnya karena alasan kemanusiaan," kata pihak rumah sakit.
Alasan untuk kekeliruan menyatakan bayi meninggal akan dicermati lebih lanjut, menurut anggota staf rumah sakit.
Bayi laki-laki saat ini masih mendapat perawatan darurat di rumah sakit.
Seorang dokter dan pekerja perawat yang bertugas pada hari Rabu, dinilai bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut dan mereka telah berhentikan dari profesi masing-masing oleh pihak rumah sakit. Dilansir dari english.sina.com
Melansir dari id.wikipedia.org, Kremasi atau pengabuan adalah praktik penghilangan jenazah manusia setelah meninggal dengan cara membakarnya. Biasanya hal ini dilakukan di sebuah krematorium/pancaka atau biasa juga di sebuah makam di Bali yang disebut setra atau pasetran.
Praktik kremasi di Bali disebut ngaben. Apabila dilakukan di sebuah pancaka, biasanya jenazah ditaruh di sebuah peti kayu dan dibakar pada suhu 760 – 1150°C. Abu pembakaran kira-kira beratnya sekitar 5% berat jenazah. Untuk praktik di Bali, lihat artikel ngaben. Di dunia Barat Kuna, praktik penunuan mayat dilakukan pula, hal ini disebut di kitab Perjanjian Lama dan banyak dilakukan di peradaban Yunani kuna dan Romawi.
Langganan:
Postingan (Atom)
