Tampilkan postingan dengan label pada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pada. Tampilkan semua postingan
Rabu, 27 Agustus 2014
Effek Air Pada Gambar Keren Abis
Effek Air Pada Gambar, lihatlah gambar dibawah ini..coba arahkan cursor anda dan rasakan bedanya... :)
Pengen tahu cara buatnya..?
Masuk aja kesini
ReadFull Article ..
Arahkan cursor anda pada Gambar
Pengen tahu cara buatnya..?
Masuk aja kesini
Rabu, 01 Januari 2014
Jual Anak Kuat Menangis Pada Waktu Malam

Brazil – Iklan bayi untuk dijual hanya pada harga RM1,373 nyatamengejutkan orang ramai di Brazil.
Mereka tidak menyangka ada individu kejam yang sanggup menjual anak sendiri hanya disebabkan bayi itu dikatakan sering menangis pada waktu malam.
Iklan jual bayi itu dimuat naik dalam laman web OXL dan turut disertakan dalam iklan itu gambar bayi yang baru berusia beberapa bulan.
Bersama gambar itu turut ditulis kapsyen `kuat menangis, menyebabkan saya tidak dapat tidur, sedangkan saya perlu bekerja untuk menyara hidup’.
Bayi itu diiklankan di dalam ruang bayi serta kanak-kanak dan nombor untuk dihubungi turut disertakan dalam iklan itu.
Bagaimanapun OXL telah memadamkan iklan berkenaan selepas 12 jam ia berada dalam laman web berkenaan kerana menyalahi peraturan dengan muatnaik kandungan yang tidak sewajarnya.
Sehubungan itu, polis kini sedang mengesan individu terbabit yang memuat naik iklan berkenaan dan berdasarkan rekod OXL, tidak berlaku sebarang aktiviti jual beli bayi berkenaan.
“Kami sedang mengesan individu itu dan percaya dia menetap di Campos Eliseos. Alamat yang diberikan adalah palsu manakala nombor telefon pula tidak ada kaitan dengan kes ini,’’ kata polis.
Pihak berkuasa juga menyatakan bahawa OXL turut bersalah kerana membenarkan iklan dimuatnaik.
Meskipun OXL telah memadamkan entri berkenaan namun tidak ada jaminan bahawa gambar itu tidak akan dimuat naik dalam laman web yang lain.
OLX merupakan laman web jual beli yang terbesar di dunia dan urus niaganya berlaku di 107 negara.
Setiap bulan, lebih 100 juta pengguna menggunakan perkhidmat iklan percuma itu untuk tujuan beli dan jual barang.
OLX, mula beroperasi pada 2006 di Brazil, namun ia menegaskan tidak terlibat dengan sebarang transaksi melibatkan pengiklan dan pengguna yang menggunakan platform berkenaan.
Kamis, 28 November 2013
Gagak Wariskan Dendam Pada Keturunannya
Sebuah penelitian yang dilakukan selama 5 tahun terhadap gagak-gagak yang tinggal di kawasan Seattle, Washington, Amerika Serikat menunjukkan bahwa burung gagak bisa mengingat mana manusia yang berbahaya bagi keselamatannya.
Hebatnya, burung ini bisa memberitahukan informasi ini pada anak-anaknya serta gagak-gagak lain.

Menurut John Marzluff, profesor dari University of Washington, kemampuan ini telah membantu spesies itu beradaptasi dengan sukses serta berkembang biak bersama dengan manusia.
“Perilaku setiap individu manusia terhadap hewan sangat berbeda dan berubah-ubah,” kata Marzluff, seperti dikutip dari ABC. “Berhubung manusia sering hadirkan ancaman bagi hewan, kemampuan mempelajari perilaku sosial ini sangat berguna bagi hewan,” ucapnya.
Pada percobaan, peneliti menggunakan topeng lalu menjebak, mengikat kemudian melepas 7 sampai 15 ekor burung di 5 kawasan yang berbeda di Seattle.
Untuk mengetahui dampak penangkapan tersebut, selama 5 tahun kemudian, dilakukan penelitian terhadap perilaku burung itu terhadap orang-orang yang melintas di kawasan lokasi penangkapan.
Peneliti menggunakan topeng penjahat atau topeng yang mereka pakai saat menjebak para burung. Setelah itu mereka membandingkannya dengan menggunakan topeng lain yang tidak ada kaitannya dengan penangkapan terhadap gagak tersebut.
Dalam 2 minggu setelah penangkapan, rata-rata 26 persen gagak memarahi orang yang menggunakan topeng penjahat.
Mereka mengganggu orang itu dengan mengepakkan sayap dan mengibaskan ekornya. Kadang, tindakan gagak yang pernah disakiti itu dibantu oleh gagak-gagak lain yang bergabung dan mengerumuni penjahat tersebut.
Setelah lebih dari setahun, lebih dari 30 persen menyerang orang yang memakai topeng penjahat. Angkanya malah meningkat lebih dari dua kali lipat, yakni mencapai 66 persen setelah tiga tahun dari waktu penjebakan terhadap gagak.
Marzluff menyebutkan, kawasan di mana gagak menyerang manusia yang menggunakan topeng penjahat juga semakin meluas. Namun demikian, tidak ada perubahan pada perilaku gagak terhadap manusia yang menggunakan topeng baik-baik.
Sumber :
vivanews.com
ReadFull Article ..
Hebatnya, burung ini bisa memberitahukan informasi ini pada anak-anaknya serta gagak-gagak lain.
Menurut John Marzluff, profesor dari University of Washington, kemampuan ini telah membantu spesies itu beradaptasi dengan sukses serta berkembang biak bersama dengan manusia.
“Perilaku setiap individu manusia terhadap hewan sangat berbeda dan berubah-ubah,” kata Marzluff, seperti dikutip dari ABC. “Berhubung manusia sering hadirkan ancaman bagi hewan, kemampuan mempelajari perilaku sosial ini sangat berguna bagi hewan,” ucapnya.
Pada percobaan, peneliti menggunakan topeng lalu menjebak, mengikat kemudian melepas 7 sampai 15 ekor burung di 5 kawasan yang berbeda di Seattle.
Untuk mengetahui dampak penangkapan tersebut, selama 5 tahun kemudian, dilakukan penelitian terhadap perilaku burung itu terhadap orang-orang yang melintas di kawasan lokasi penangkapan.
Peneliti menggunakan topeng penjahat atau topeng yang mereka pakai saat menjebak para burung. Setelah itu mereka membandingkannya dengan menggunakan topeng lain yang tidak ada kaitannya dengan penangkapan terhadap gagak tersebut.
Dalam 2 minggu setelah penangkapan, rata-rata 26 persen gagak memarahi orang yang menggunakan topeng penjahat.
Mereka mengganggu orang itu dengan mengepakkan sayap dan mengibaskan ekornya. Kadang, tindakan gagak yang pernah disakiti itu dibantu oleh gagak-gagak lain yang bergabung dan mengerumuni penjahat tersebut.
Setelah lebih dari setahun, lebih dari 30 persen menyerang orang yang memakai topeng penjahat. Angkanya malah meningkat lebih dari dua kali lipat, yakni mencapai 66 persen setelah tiga tahun dari waktu penjebakan terhadap gagak.
Marzluff menyebutkan, kawasan di mana gagak menyerang manusia yang menggunakan topeng penjahat juga semakin meluas. Namun demikian, tidak ada perubahan pada perilaku gagak terhadap manusia yang menggunakan topeng baik-baik.
Sumber :
vivanews.com
Langganan:
Postingan (Atom)