Tampilkan postingan dengan label bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bayi. Tampilkan semua postingan
Senin, 16 Desember 2013
Bayi China Hidup Kembali Dan Menangis Saat Di Kremasi
![]() |
| Ilustrasi perawat china I foto english.sina.com |
Bayi berjenis kelamin laki-laki, berusia kurang dari satu bulan, segera dikirim kembali ke Rumah Sakit Anak Provinsi Anhui untuk perawatan darurat setelah ditemukan hidup kembali oleh staf dari rumah duka di Hefei, China.
Rumah Sakit Anak Provinsi Anhui telah mengeluarkan sertifikat kematian untuk anak itu. Dia telah dikremasi di bawah prosedur normal, menurut staf pemakaman.
Bayi itu menderita kelainan sistem pernapasan bawaan sejak lahir dan sakit kritis. Orangtuanya setuju pada 12 November untuk menyerah perawatan medis, menurut anggota staf dari rumah sakit.
"Karena bayi masih memiliki tanda-tanda kehidupan, kita terus memberinya transfusi untuk mempertahankan hidupnya karena alasan kemanusiaan," kata pihak rumah sakit.
Alasan untuk kekeliruan menyatakan bayi meninggal akan dicermati lebih lanjut, menurut anggota staf rumah sakit.
Bayi laki-laki saat ini masih mendapat perawatan darurat di rumah sakit.
Seorang dokter dan pekerja perawat yang bertugas pada hari Rabu, dinilai bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut dan mereka telah berhentikan dari profesi masing-masing oleh pihak rumah sakit. Dilansir dari english.sina.com
Melansir dari id.wikipedia.org, Kremasi atau pengabuan adalah praktik penghilangan jenazah manusia setelah meninggal dengan cara membakarnya. Biasanya hal ini dilakukan di sebuah krematorium/pancaka atau biasa juga di sebuah makam di Bali yang disebut setra atau pasetran.
Praktik kremasi di Bali disebut ngaben. Apabila dilakukan di sebuah pancaka, biasanya jenazah ditaruh di sebuah peti kayu dan dibakar pada suhu 760 – 1150°C. Abu pembakaran kira-kira beratnya sekitar 5% berat jenazah. Untuk praktik di Bali, lihat artikel ngaben. Di dunia Barat Kuna, praktik penunuan mayat dilakukan pula, hal ini disebut di kitab Perjanjian Lama dan banyak dilakukan di peradaban Yunani kuna dan Romawi.
"Karena bayi masih memiliki tanda-tanda kehidupan, kita terus memberinya transfusi untuk mempertahankan hidupnya karena alasan kemanusiaan," kata pihak rumah sakit.
Alasan untuk kekeliruan menyatakan bayi meninggal akan dicermati lebih lanjut, menurut anggota staf rumah sakit.
Bayi laki-laki saat ini masih mendapat perawatan darurat di rumah sakit.
Seorang dokter dan pekerja perawat yang bertugas pada hari Rabu, dinilai bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut dan mereka telah berhentikan dari profesi masing-masing oleh pihak rumah sakit. Dilansir dari english.sina.com
Melansir dari id.wikipedia.org, Kremasi atau pengabuan adalah praktik penghilangan jenazah manusia setelah meninggal dengan cara membakarnya. Biasanya hal ini dilakukan di sebuah krematorium/pancaka atau biasa juga di sebuah makam di Bali yang disebut setra atau pasetran.
Praktik kremasi di Bali disebut ngaben. Apabila dilakukan di sebuah pancaka, biasanya jenazah ditaruh di sebuah peti kayu dan dibakar pada suhu 760 – 1150°C. Abu pembakaran kira-kira beratnya sekitar 5% berat jenazah. Untuk praktik di Bali, lihat artikel ngaben. Di dunia Barat Kuna, praktik penunuan mayat dilakukan pula, hal ini disebut di kitab Perjanjian Lama dan banyak dilakukan di peradaban Yunani kuna dan Romawi.
Jumat, 22 November 2013
Ajaib Bayi Berumur Tiga Hari ini Sudah Tumbuh Gigi
Kelahiran Nesa Lopez pada 4 Oktober 2011 silam membawa kebahagiaan dalam keluarganya. Namun, sang ibu, Sandra Vosburg, 20, menyaksikan perubahan saat bayinya berusia tiga hari: dua gigi di gusi bawah bagian depannya mulai tumbuh.
"Salah satu teman saya awalnya mengatakan, saya mungkin menempelkan gigi pada gusinya," ucap Vosburg kepada situs berita Tampa seperti dikutip MSNBC.

Keluarga dan teman-teman mereka di Plant City, Florida AS, tersebut menyatakan keheranannya. "Tidak ada yang percaya sampai saya menunjukkan kepada mereka. Mereka mengatakan, wow, itu aneh."
Setelah diperiksa beberapa dokter gigi, mereka menemukan jawabannya. Menurut para ahli, kejadian tumbuh gigi pada bayi baru lahir sesuatu yang jarang terjadi. Tumbuh gigi di usia yang sangat muda hanya terjadi pada pada satu dari 4.500 bayi. Umumnya gigi susu mulai tumbuh saat bayi berusia enam bulan atau lebih.
Setelah diperiksa beberapa dokter gigi, mereka menemukan jawabannya. Menurut para ahli, kejadian tumbuh gigi pada bayi baru lahir sesuatu yang jarang terjadi. Tumbuh gigi di usia yang sangat muda hanya terjadi pada pada satu dari 4.500 bayi. Umumnya gigi susu mulai tumbuh saat bayi berusia enam bulan atau lebih.

Umumnya, kejadian tumbuh gigi terjadi pada dua gigi di gusi bawah bagian depan, seperti yang terjadi pada Nesa yang disebut gigi neonatal. Sedangkan gigi yang telah ada bahkan saat bayi dilahirkan disebut gigi natal yang terjadi pada Summer Whelan dan Oliver James Jones. Keduanya lahir dalam kondisi mempunyai dua gigi susu sempurna
Sumber: http://kotakhitamdunia.blogspot.com/2011/11/ajaib-bayi-berumur-tiga-hari-ini-sudah.html
Langganan:
Postingan (Atom)
