Sabtu, 28 Desember 2013
Relief Kucing Di Kelenteng Tjoe Ling Kiong Tuban
Kota Tuban – Jawa Timur selama ini mungkin hanya dikenal dengan Kelenteng Kwan Sing Bio yang indah dan menarik dengan segala kisahnya. Namun sebenarnya, di kota ini juga terdapat kelenteng lainnya yaitu Kelenteng Tjoe Ling Kiong.

Kelenteng ini cukup menarik karena di dalam ruangannya terdapat relief bergambar satwa kucing.

Kelenteng Tjoe Ling Kiong berada di pusat kota yaitu di sebelah utara alun-alun Tuban. Lokasinya yang berada di tepi lintasan utama Jalan Raya Pantura Semarang – Surabaya ini menajdikannya mudah untuk dikenali dan dikunjungi.

Berkebalikan keadaannya dengan Kelenteng Kwan Sing Bio yang berhalaman luas dengan memiliki banyak ruangan dan tempat parkir, kelenteng Tjoe Ling Kion yang diatas bangunannya terdapat ornament patung sepasang naga ini justru tidak memiliki halaman yang luas dan tempat parkir kendaraan.

Bangunan dan ruangan kelenteng juga cukup kecil. Di dalam kelenteng terdapat altar utama untuk persembahan. Berbagai ornament dan perlengkapan sembahyang Umat Tri Darma seperti hio, yuswa, hio long , lampion dan lilin menghiasi ruangannya.

Altar persembahan utama ini dijaga oleh patung sepasang harimau di kanan kirinya. Lukisan bergambar naga menghiasi pada bagian atas sisi depannya. Kelenteng Tjoe Ling Kiong dipersembahkan untuk Dewi Tianhou ( Tianhou atau Ma Zu atau Mak Co (Hokkian), yang juga dikenal dengan sebutan Tian Shang Sheng Mu ( Mandarin) atau Thian Siang Sing Bo. Merupakan dewi pelindung bagi pelaut asal Fujian (Hokkian).
Tapi disamping altar utamanya juga terdapat patung dewa lain yaitu Fude Zhengshen (Fude zhengshen adalah ‘dewa bumi dan kekayaan’) dan Jialia

Tapi disamping altar utamanya juga terdapat patung dewa lain yaitu Fude Zhengshen (Fude zhengshen adalah ‘dewa bumi dan kekayaan’) dan Jialia

Yang menarik adalah adanya relief bergambar Naga di dinding sebelah timur dan relief bergambar kucing di dinding sebelah barat. Entah apa keistimewaan satwa kucing itu bagi kelenteng ini. Karena ornamen bergambar satwa kucing jarang dijumpai menghiasi bangunan kelenteng lainnya.
--------------------------------------------------------------------------------------------------
BreakSession :
Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan LangsungKLIK Linkdi bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :
=================================================================OLeh-oleh Khas Tuban
Hantu Yang Aneh di Lamongan
Relief 3 Dimensi di Kelenteng Tuban
Api Yang Tak Bisa Padam Di Bojonegoro
Kota TEXAS Di Lamongan
Museum Yang Menyimpan Benda-Benda Santet
Kuda Unik Yang Bermahkota dan Bersayap
Jejak Sekolah Presiden Soekarno Di Surabaya
Monumen Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk Di Lamongan
Kisah Ali Baba Di Istana Boneka
Lukisan Ala Komik Di Kelenteng Bojonegoro
Purna Siswa dan Gelar Prestasi TK Integral Hidayatullah - Tuban
Play Group Hidayatullah - Tuban
Taman Kanak-Kanak Integral Hidayatullah - Tuban
Gadis di Tuban Penarik Truck Dengan Menggunakan Rambut dan Gigi
Kirab Piala Adipura Di Tuban
Parade Mobil Hias Di Tuban
Pesawat Nomad TNI Angkatan Laut Di Lamongan
Hantu Yang Aneh di Lamongan
Relief 3 Dimensi di Kelenteng Tuban
Api Yang Tak Bisa Padam Di Bojonegoro
Kota TEXAS Di Lamongan
Museum Yang Menyimpan Benda-Benda Santet
Kuda Unik Yang Bermahkota dan Bersayap
Jejak Sekolah Presiden Soekarno Di Surabaya
Monumen Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk Di Lamongan
Kisah Ali Baba Di Istana Boneka
Lukisan Ala Komik Di Kelenteng Bojonegoro
Purna Siswa dan Gelar Prestasi TK Integral Hidayatullah - Tuban
Play Group Hidayatullah - Tuban
Taman Kanak-Kanak Integral Hidayatullah - Tuban
Gadis di Tuban Penarik Truck Dengan Menggunakan Rambut dan Gigi
Kirab Piala Adipura Di Tuban
Parade Mobil Hias Di Tuban
Pesawat Nomad TNI Angkatan Laut Di Lamongan
Batu-batu dan Relung Unik di Gua Akbar
Legenda Batu Gajah di Tanah Tuban
Sumber Air Tawar Di Pantai Boom Tuban
Atraksi Kekuatan Ala Samson Di Tuban
Nenek Penghuni Hutan Pinus Di Banyuwangi
Indahnya Masjid Agung Tuban di Malam Hari
Kejurnas Off Road 4x4 Real Adventure di Tuban
Reog Malam Bulan Purnama Di Tuban
Novi Wulandari - Lamongan, Peringkat 2 - NUN 2012
Mushola Unik Di Dalam Gua Akbar
Pantai Sowan Yang Indah dan Alami
Rumah Serangga Di Lamongan
Meraup Kesegaran Alami Di Pemandian Bektiharjo
Iklan Pajak Keliru Ala Tuban
Kelenteng Hong Tiek Hian - Surabaya
Harimau di kelenteng Kwan Sing Bio
Wanita Mini 75 cm dari Tuban
Nenek Penghuni Hutan Pinus Di Banyuwangi
Indahnya Masjid Agung Tuban di Malam Hari
Kejurnas Off Road 4x4 Real Adventure di Tuban
Reog Malam Bulan Purnama Di Tuban
Novi Wulandari - Lamongan, Peringkat 2 - NUN 2012
Mushola Unik Di Dalam Gua Akbar
Pantai Sowan Yang Indah dan Alami
Rumah Serangga Di Lamongan
Meraup Kesegaran Alami Di Pemandian Bektiharjo
Iklan Pajak Keliru Ala Tuban
Kelenteng Hong Tiek Hian - Surabaya
Harimau di kelenteng Kwan Sing Bio
Wanita Mini 75 cm dari Tuban
Nuansa Nostalgia Di Pantai Tasikharjo Tuban
Rumah Kucing Di Lamongan
Pesona Kuda Jingkrak di Tuban
Rumah Sakit Hantu Di Lamongan
Foto Gus Dur di Kelenteng Boen Bio
Sumber Air Tawar Di Pantai Boom Tuban
Ikon Ala Nazi di Kelenteng Kwan Sing Bio
Camilan Ampo Yang Terbuat dari Tanah
Menguji Adrenalin di Watu Ondo
Camilan Ampo Yang Terbuat dari Tanah
Menguji Adrenalin di Watu Ondo
Rambu Ala Slankers Di Bojonegoro
Buah Kepel Sebagai Deodoran Alami
Nikmat dan Segarnya Es Dawet Siwalan
Indahnya Alun-alun Tuban di Malam Hari
Pesona Kesegaran Air Terjun Sri Getuk
Ribuan Ikan dan Kelelawar di Gua Ngerong
Gemerlap Istana Dalam Gua
Gemerlap Istana Dalam Gua
Museum Anak Kolong Tangga
Jangkar Bermata Empat Di Museum Kambang Putih
Pesona Keindahan Candi Prambanan
Pondok Pesantren Dalam Gua Yang Fenomenal
Minuman Legen Yang Nikmat dan Segar
Jejak Majapahit di Candi Jabung

Di bagian belakang altar persembahan utama , tepatnya di sebelah kanan dan kirinya ini juga terdapat altar persembahan. Sayang, bagi pengunjung yang selain umat tri Darma dan tidak dalam keperluan untuk beribadah tidak diijinkan masuk ke ruangan altar pendamping ini.

Melangkahkan kaki ke luar bangunan kelenteng, di sebelah timurnya terdapat gapura dengan gaya Tiongkok.

Di bagian atas gapura yang berwarna cerah dan meriah itu terdapat ornament bergambar naga, burung Hong dan raksasa yang bentuknya seperti relief Kala di bangunan Candi.

Di belakang gapura terdapat taman dengan kolam renang dan patung Kilin, hewan naga dalam mitologi China. Di sebelah kanan dan kiri pintu masuk yang terhubung dengan selasar di sisi timur tedapat dua patung hewan kucing juga.

Kelenteng ini merupakan bangunan tua yang menyimpakan jejak sejarah, tradisi dan budaya China di masa lampau. Di dalam kelenteng terdapat inskripsi tentang retorasi yang dilakukan pada th. 1850. Jadi diperkirakan kelenteng tersebut sudah ada jauh sebelum tahun 1850.

Namun sayang karena kelenteng Tjoe Ling Kion ini terkesan ekslusif dan tertutup yang menjadikan warga merasa segan untuk mengunjunginya. Berbeda halnya dengan Kelenteng Kwan Sing Bio yang suasana dan nuansanya lebih terbuka bagi pengunjung.

Jadi maklum saja jika banyak warga Tuban yang tidak tahu banyak tentang kelenteng ini walaupun mereka sering melintasi bangunan kelenteng ini.

Jumat, 27 Desember 2013
Polis Tahan Lelaki Bantu Siasatan Hina Islam Dalam Facebook
KLANG – Polis menahan seorang pemuda berusia 25 tahun di rumahnya di Taman Klang Jaya di sini bagi membantu siasatan kes berkaitan memuatkan komen menghina Islam dan Nabi Muhammad S.A.W. menerusi laman sosial Facebook baru-baru ini.
Ketua Polis Daerah Klang Selatan ACP Mohamad Mat Yusop berkata suspek ditahan pukul 11 pagi tadi untuk membantu siasatan mengikut Seksyen 4(1) Akta Hasutan dan Seksyen 298A Kanun Keseksaan iaitu berniat melukakan perasaan agama seseorang.
Beliau berkata suspek bagaimanapun menafikan menulis kata-kata penghinaan dalam laman sosial itu menerusi satu laporan polis yang dibuatnya di Ibu Pejabat Polis Daerah Klang Selatan tengah malam tadi.
“Dia turut mendakwa komputer ribanya pernah hilang sebelum ini,” katanya kepada pemberita di pejabatnya di Ibu Pejabat Polis Daerah Klang Selatan di Klang hari ini.
Suspek dalam komen terbarunya menerusi Facebook mendakwa akaun Facebooknya digodam oleh pihak tidak bertanggungjawab dan mengatakan dia tidak pernah berniat menghina mana-mana agama di negara ini.
Terdahulu, beberapa badan bukan kerajaan lain di Klang membuat laporan polis berhubung komen tersebut.
- Bernama
Bahasa Indonesia VS Bahasa Malaysia

INDONESIA : Kementerian Hukum dan HAM
MALAYSIA : Kementerian Tuduh Menuduh
INDONESIA : Kementerian Agama
MALAYSIA : Kementerian Tak Berdosa ...
INDONESIA : Angkatan Darat
MALAYSIA : Laskar Hentak-Hentak Bumi
INDONESIA : Angkatan Udara
MALAYSIA : Laskar Angin-Angin
INDONESIA : Pasukaaan bubar jalan !!!
MALAYSIA : Pasukaaan cerai berai !!!
INDONESIA : Merayap
MALAYSIA : Bersetubuh dengan bumi
INDONESIA : rumah sakit bersalin
MALAYSIA : hospital korban lelaki (bener juga sih...)
INDONESIA : telepon selular
MALAYSIA : talipon bimbit
INDONESIA : Pasukan terjung payung
MALAYSIA : Aska begayut
INDONESIA : belok kiri, belok kanan
MALAYSIA : pusing kiri, pusing kanan
INDONESIA : Departemen Pertanian
MALAYSIA : Departemen Cucuk Tanam ( yuu marie,)
INDONESIA : 6.30 = jam setengah tujuh
MALAYSIA : 6.30 = jam enam setengah
INDONESIA : gratis bicara 30menit
MALAYSIA : percuma berbual 30minit
INDONESIA : tidak bisa
MALAYSIA : tak boleh
INDONESIA : WC
MALAYSIA : tandas
INDONESIA : Satpam/sekuriti
MALAYSIA : Penunggu Maling
INDONESIA : Aduk
MALAYSIA : Kacau
INDONESIA : Di aduk hingga merata
MALAYSIA : kacaukan tuk datar
INDONESIA : 7 putaran
MALAYSIA : 7 pusingan
INDONESIA : Imut-imut
MALAYSIA : Comel benar
INDONESIA : pejabat negara
MALAYSIA : kaki tangan negara
INDONESIA :bertengkar
MALAYSIA : bertumbuk
INDONESIA : pemerkosaan
MALAYSIA : perogolan
INDONESIA : Pencopet
MALAYSIA : Penyeluk Saku
INDONESIA : joystick
MALAYSIA : batang senang
INDONESIA : Tidur siang
MALAYSIA : Petang telentang
INDONESIA : Air Hangat
MALAYSIA : Air Suam
INDONESIA : Terasi
MALAYSIA : Belacan
INDONESIA : Pengacara
MALAYSIA : Penguam
INDONESIA : Sepatu
MALAYSIA : Kasut
INDONESIA : Ban
MALAYSIA : Tayar
INDONESIA : remote
MALAYSIA : kawalan jauh
INDONESIA : kulkas
MALAYSIA : peti sejuk
INDONESIA : chatting
MALAYSIA : bilik berbual
INDONESIA : rusak
MALAYSIA : tak sihat
INDONESIA : keliling kota
MALAYSIA : pusing pusing ke bandar
INDONESIA : Tank
MALAYSIA : Kereta kebal
INDONESIA : Kedatangan
MALAYSIA : ketibaan
INDONESIA : bersenang-senang
MALAYSIA : berseronok
INDONESIA : bioskop
MALAYSIA : panggung wayang
INDONESIA : rumah sakit jiwa
MALAYSIA : gubuk gila
INDONESIA : dokter ahli jiwa
MALAYSIA : Dokter gila
INDONESIA : narkoba
MALAYSIA : dadah
INDONESIA : pintu darurat
MALAYSIA : Pintu kecemasan
INDONESIA : hantu pocongkkkkkkkkkk
MALAYSIA : hantu Bungkus
MALAYSIA : Kementerian Tuduh Menuduh
INDONESIA : Kementerian Agama
MALAYSIA : Kementerian Tak Berdosa ...
INDONESIA : Angkatan Darat
MALAYSIA : Laskar Hentak-Hentak Bumi
INDONESIA : Angkatan Udara
MALAYSIA : Laskar Angin-Angin
INDONESIA : Pasukaaan bubar jalan !!!
MALAYSIA : Pasukaaan cerai berai !!!
INDONESIA : Merayap
MALAYSIA : Bersetubuh dengan bumi
INDONESIA : rumah sakit bersalin
MALAYSIA : hospital korban lelaki (bener juga sih...)
INDONESIA : telepon selular
MALAYSIA : talipon bimbit
INDONESIA : Pasukan terjung payung
MALAYSIA : Aska begayut
INDONESIA : belok kiri, belok kanan
MALAYSIA : pusing kiri, pusing kanan
INDONESIA : Departemen Pertanian
MALAYSIA : Departemen Cucuk Tanam ( yuu marie,)
INDONESIA : 6.30 = jam setengah tujuh
MALAYSIA : 6.30 = jam enam setengah
INDONESIA : gratis bicara 30menit
MALAYSIA : percuma berbual 30minit
INDONESIA : tidak bisa
MALAYSIA : tak boleh
INDONESIA : WC
MALAYSIA : tandas
INDONESIA : Satpam/sekuriti
MALAYSIA : Penunggu Maling
INDONESIA : Aduk
MALAYSIA : Kacau
INDONESIA : Di aduk hingga merata
MALAYSIA : kacaukan tuk datar
INDONESIA : 7 putaran
MALAYSIA : 7 pusingan
INDONESIA : Imut-imut
MALAYSIA : Comel benar
INDONESIA : pejabat negara
MALAYSIA : kaki tangan negara
INDONESIA :bertengkar
MALAYSIA : bertumbuk
INDONESIA : pemerkosaan
MALAYSIA : perogolan
INDONESIA : Pencopet
MALAYSIA : Penyeluk Saku
INDONESIA : joystick
MALAYSIA : batang senang
INDONESIA : Tidur siang
MALAYSIA : Petang telentang
INDONESIA : Air Hangat
MALAYSIA : Air Suam
INDONESIA : Terasi
MALAYSIA : Belacan
INDONESIA : Pengacara
MALAYSIA : Penguam
INDONESIA : Sepatu
MALAYSIA : Kasut
INDONESIA : Ban
MALAYSIA : Tayar
INDONESIA : remote
MALAYSIA : kawalan jauh
INDONESIA : kulkas
MALAYSIA : peti sejuk
INDONESIA : chatting
MALAYSIA : bilik berbual
INDONESIA : rusak
MALAYSIA : tak sihat
INDONESIA : keliling kota
MALAYSIA : pusing pusing ke bandar
INDONESIA : Tank
MALAYSIA : Kereta kebal
INDONESIA : Kedatangan
MALAYSIA : ketibaan
INDONESIA : bersenang-senang
MALAYSIA : berseronok
INDONESIA : bioskop
MALAYSIA : panggung wayang
INDONESIA : rumah sakit jiwa
MALAYSIA : gubuk gila
INDONESIA : dokter ahli jiwa
MALAYSIA : Dokter gila
INDONESIA : narkoba
MALAYSIA : dadah
INDONESIA : pintu darurat
MALAYSIA : Pintu kecemasan
INDONESIA : hantu pocongkkkkkkkkkk
MALAYSIA : hantu Bungkus
Kamis, 26 Desember 2013
Lelaki ini telinganya panjang 16 cm

Pemerintah Daerah Yilan County – Taiwan memberikan penghargaan kepada 10 orang figure masyarakat. Salah satu diantaranya adalah Jian Tianjin yang mendapat penghargaan dalam kategori “Berbakti”. Jian Tianjin memiliki sepasang telinga yang dapat ditarik hingga 16cm, bahkan kedua telinganya dapat disilangkan di dagu sungguh menakjubkan, sehingga Jian Tianjin lebih dikenal sebagai ‘Si Telinga Bodhisattva / Telinga Budha’. Jian Tianjin mengatakan, ”memiliki sepasang ‘Telinga Bodhisattva’ membuat saya merasa diberkati, mungkin Tuhan mendorong saya untuk lebih berbakti lagi.”
Jian Tianjin yang tinggal di desa Jiaoxi memang sangat terkenal akan ‘Keberbaktiannya’. Jian menikahi istrinya dan tinggal dirumah mertuanya yang bermarga Cheng. Suami istri itu diberkahi 4 orang anak. 35 tahun yang lalu istrinya meninggal, Jian seorang diri membesarkan 4 orang anaknya yang masih kecil, sedangkan ayah – ibu mertuanya sakit – sakitan karena usianya yang sudah lanjut. Jian siang malam menjaga dan merawat mereka seperti merawat ayah dan ibunya sendiri, sampai sampai uang tabungannya terkuras habis tanpa sekalipun mengeluh.
Jian adalah orang yang baik hati, daun telinganya yang asli sama seperti orang pada umumnya. Tetapi setelah usia 60 tahun daun telinganya semakin lama semakin panjang. Panjang telinganya mencapai 10cm, dan tampak seperti karet, kalau ditarik panjangnya mencapai 16cm. Menurut kepercayaan masyarakat Taiwan, memiliki telinga yang besar adalah suatu keberuntungan, banyak orang yang ingin memegang telinga Jian untuk mendapatkan keberuntungan. Terlebih lagi, Jian Tianjin adalah orang yang berbakti, baik hati, dan memiliki jiwa sosial yang tinggi, masyarakat sekitar, teman dan keluarganya pun akhirnya menamai telinganya ‘Telinga Bodhisattva’.
Penghargaan sebagai figure masyarakat adalah hasil rekomendasi dari perangkat desa setempat.
Jian Tianjin yang tinggal di desa Jiaoxi memang sangat terkenal akan ‘Keberbaktiannya’. Jian menikahi istrinya dan tinggal dirumah mertuanya yang bermarga Cheng. Suami istri itu diberkahi 4 orang anak. 35 tahun yang lalu istrinya meninggal, Jian seorang diri membesarkan 4 orang anaknya yang masih kecil, sedangkan ayah – ibu mertuanya sakit – sakitan karena usianya yang sudah lanjut. Jian siang malam menjaga dan merawat mereka seperti merawat ayah dan ibunya sendiri, sampai sampai uang tabungannya terkuras habis tanpa sekalipun mengeluh.
Jian adalah orang yang baik hati, daun telinganya yang asli sama seperti orang pada umumnya. Tetapi setelah usia 60 tahun daun telinganya semakin lama semakin panjang. Panjang telinganya mencapai 10cm, dan tampak seperti karet, kalau ditarik panjangnya mencapai 16cm. Menurut kepercayaan masyarakat Taiwan, memiliki telinga yang besar adalah suatu keberuntungan, banyak orang yang ingin memegang telinga Jian untuk mendapatkan keberuntungan. Terlebih lagi, Jian Tianjin adalah orang yang berbakti, baik hati, dan memiliki jiwa sosial yang tinggi, masyarakat sekitar, teman dan keluarganya pun akhirnya menamai telinganya ‘Telinga Bodhisattva’.
Penghargaan sebagai figure masyarakat adalah hasil rekomendasi dari perangkat desa setempat.
Isu kalimah ALLAH Boleh larang jika mudarat

Abdul Gani Patail
KUALA LUMPUR - Inti pati daripada keputusan Mahkamah Rayuan dalam kes "The Herald" ialah Menteri Dalam Negeri mempunyai budi bicara untuk melarang penggunaan perkataan yang boleh memudaratkan atau berkemungkinan memudaratkan keselamatan dan ketenteraman awam, kata Peguam Negara, Tan Sri Abdul Gani Patail.
Dalam kenyataan hari ini, Abdul Gani berkata selagi budi bicara itu dilaksanakan secara mengikut undang-undang, wajar, rasional dan mengikut kadarnya, maka mahkamah tidak akan campur tangan terhadap budi bicara menteri berkenaan dalam perkara ini.
"Jabatan Peguam Negara menasihati orang ramai supaya menghormati dan mematuhi keputusan Mahkamah Rayuan serta mengelak daripada membuat sebarang kenyataan yang boleh menjurus kepada perbuatan menghina mahkamah," katanya.
Abdul Gani membuat kenyataan itu sebagai respons terhadap penghakiman pada 14 Oktober yang membenarkan Menteri Dalam Negeri dan Kerajaan Malaysia merayu terhadap keputusan Mahkamah Tinggi Kuala Lumpur bertarikh 31 Disember 2009.
Mahkamah Tinggi itu meluluskan permohonan Titular Roman Catholic Archbishop of Kuala Lumpur (Titular) bagi mendapatkan semakan semula kehakiman terhadap keputusan Menteri Dalam Negeri pada 7 Jan 2009, yang melarang Titular daripada menggunakan perkataan Allah dalam teks bahasa Melayu majalah The Herald.
Abdul Gani menegaskan bahawa keputusan Mahkamah Rayuan itu hanya terhad kepada penerbitan teks berbahasa Melayu dalam majalah tersebut.
Menurut beliau, dalam perenggan 30 penghakimannya, Hakim Datuk Abdul Aziz Abdul Rahim membuat keputusan bahawa Al-Kitab dan majalah itu adalah dua penerbitan yang berbeza sama sekali.
"Al-Kitab adalah versi Bible dalam bahasa Melayu bagi kegunaan penganut Kristian di gereja, manakala The Herald merupakan akhbar dalam talian yang boleh diakses oleh pembaca beragama Islam dan bukan Islam," katanya.
"Hakim itu seterusnya menyatakan bahawa oleh itu, kebenaran yang diberi menteri berkenaan bagi percetakan dan penerbitan Al-Kitab, yang mengandungi perkataan Allah, tidak boleh diambil kira sama seperti yang merujuk kepada The Herald," kata Abdul Gani.
Beliau berkata Mahkamah Rayuan dengan sebulat suara memutuskan bahawa perlindungan dari segi perlembagaan yang diberi kepada seseorang dalam mengamalkan agamanya, terhad kepada amalan yang integral dan menjadi bahagian penting bagi sesuatu agama.
"Mahkamah itu memutuskan bahawa penggunaan perkataan Allah dalam versi bahasa Melayu The Herald bagi merujuk kepada Tuhan, bukan merupakan bahagian integral atau bahagian penting dalam agama Kristian dan oleh itu, tidak mewajarkannya diberi jaminan di sisi perlembagaan mengikut Perkara 11 Perlembagaan Persekutuan," jelas beliau. - Bernama
Rabu, 25 Desember 2013
Wow! Indomie Berhasil Menjadi Mie Instan Terenak Di Dunia

Tentu Anda mengenal mie instan buatan nusantara ini, dengan berbagai jenis rasa, Indonesia berhasil menempatkan 3 jenis mie instan dalam 10 besar mie instan terlezat di dunia.
Indomie goreng yang diproduksi oleh PT. Indofood ini menjadi mie instan dengan cita rasa terbaik di dunia berdasarkan penelitian para pakar mie dan pakar mie ramen selama lebih dari 30 tahun.
Indonesia mengalahkan sekitar 670 jenis mie instan lainnya dari berbagai negara. Berikut peringkat mie terlezat di dunia berdasarkan hasil riset.
10. Koka Instant Non-Fried Noodles, Spicy Black Pepper Flavor - Singapura

9. Doll Instant Noodle, Artificial Chicken Flavor - Hongkong

8. Sapporo Ichiban Shio Ramen Noodles - Jepang

7. Nong Shim Shin Ramyun Black Premium Noodle Soup - Korea

6. Myojo Hyoubanya no Chukasoba Noodles, Oriental Flavor - Jepang

5. Mie Sedaap Instant Kari Spesial Bumbu Kari Kental - Indonesia

4. Sapporo Ichiban Japanese Style Noodles Chow Mein - Jepang

3. Nissin Yakisoba with Mayonnaise / Mustard Packet - Jepang

2. Indomie Mi Goreng Rasa Ayam Panggang, BBQ Chicken Flavor - Indonesia

1. Indomie Special Fried Curly Noodles - Indonesia

Menurut Anda mie instan mana yang paling enak?
10 Agama Terbesar Di Dunia
Émile Durkheim mengatakan bahwa agama adalah suatu sistem yang terpadu yang terdiri atas kepercayaan dan praktik yang berhubungan dengan hal yang suci. Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.
Itulah definisi agama menurut Émile Durkheim dan KBBI, tapi disini beritaunik tidak mendefinisikan apa itu Agama seperti yang telah dijabarkan diatas, namun kami akan menjabarkan 10 Agama terbesar di dunia menurut jumlah penganutnya, dari data yang ditemui berikut 10 agama dengan penganut terbanyak di dunia:
1. Kristen (2.1 milyar)
Itulah definisi agama menurut Émile Durkheim dan KBBI, tapi disini beritaunik tidak mendefinisikan apa itu Agama seperti yang telah dijabarkan diatas, namun kami akan menjabarkan 10 Agama terbesar di dunia menurut jumlah penganutnya, dari data yang ditemui berikut 10 agama dengan penganut terbanyak di dunia:
1. Kristen (2.1 milyar)
Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan yang berdasar pada ajaran, hidup, sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus Kristus. Agama ini meyakini Yesus Kristus adalah Tuhan dan Mesias, juru selamat bagi seluruh umat manusia, yang menebus manusia dari dosa.
2. Islam (1.5 milyar)
Pengikut ajaran Islam dikenal dengan sebutan Muslim yang berarti "seorang yang tunduk kepada Tuhan", atau lebih lengkapnya adalah Muslimin bagi laki-laki dan Muslimat bagi perempuan. Islam mengajarkan bahwa Allah menurunkan firman-Nya kepada manusia melalui para nabi dan rasul utusan-Nya, dan meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa Muhammad adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus ke dunia oleh Allah.
3. Agnostic / Agama yang berpandangan bahwa Tuhan tidak dapat diketahui (1.1 milyar)
Agnostisisme adalah suatu pandangan filosofis bahwa suatu nilai kebenaran dari suatu klaim tertentu yang umumnya berkaitan dengan teologi, metafisika, keberadaan Tuhan, dewa, dan lainnya yang tidak dapat diketahui dengan akal pikiran manusia yang terbatas. Seorang agnostik mengatakan bahwa adalah tidak mungkin untuk dapat mengetahui secara definitif pengetahuan tentang "Yang-Mutlak"; atau , dapat dikatakan juga, bahwa walaupun perasaan secara subyektif dimungkinkan, namun secara obyektif pada dasarnya mereka tidak memiliki informasi yang dapat diverifikasi.
4. Hindu (1 milyar)

Agama Hindu (Sanskerta: San?tana Dharma ????? ???? "Kebenaran Abadi"), dan Vaidika-Dharma ("Pengetahuan Kebenaran") adalah sebuah agama yang berasal dari anak benua India. Agama ini merupakan lanjutan dari agama Weda (Brahmanisme) yang merupakan kepercayaan bangsa Indo-Iran (Arya). Agama ini diperkirakan muncul antara tahun 3102 SM sampai 1300 SM dan merupakan agama tertua di dunia yang masih bertahan hingga kini.
5. Buddha (500 juta)
Buddha (Sanskerta: ????? berarti. Mereka yang Sadar, Yang mencapai pencerahan sejati. dari perkataan Sanskerta: "Budh", untuk mengetahui) merupakan gelar kepada individu yang menyadari potensi penuh mereka untuk memajukan diri dan yang berkembang kesadarannya. Dalam penggunaan kontemporer, ia sering digunakan untuk merujuk Siddharta Gautama, guru agama dan pendiri Agama Buddha (dianggap "Buddha bagi waktu ini"). Dalam penggunaan lain, ia merupakan tarikan dan contoh bagi manusia yang telah sadar.
6. Indigenous/Agama Adat (450 juta)
Indigenous adalah orang-orang, komunitas, dan bangsa yang asli di daerah tertentu. Banyak adat budaya merupakan minoritas yang menonjol dalam masyarakat mayoritas-budaya kebarat-baratan, dan mereka biasanya bermaksud menuju melestarikan, menghidupkan, dan meningkatkan kohesi dan keunikan nilai-nilai tradisional mereka, sosial dan adat istiadat, bersama dengan upaya sungguh-sungguh untuk mengirimkan pengetahuan ini untuk generasi mendatang. Agama Indigenous masih banyak ditemui di kawasan benua Afrika, Amerika dan Asia.
7. Chinese traditional (400 juta)
Kepercayaan tradisional Tionghoa ialah tradisi kepercayaan rakyat yang dipercayai oleh kebanyakan bangsa Tionghoa dari suku Han. Kepercayaan ini tidak mempunyai kitab suci resmi dan sering merupakan sinkretisme antara beberapa kepercayaan atau filsafat antara lain Buddhisme, Konfusianisme dan Taoisme. Kepercayaan tradisional Tionghoa ini juga mengutamakan lokalisme seperti dapat dilihat pada penghormatan pada datuk di kalangan Tionghoa di Sumatera sebagai pengaruh dari kebudayaan Melayu.
8. Shinto (27 – 65 juta)
Shinto (?? Shint??, secara harfiah bermakna "jalan/jalur dewa") adalah sebuah agama yang berasal dari Jepang. Dari masa Restorasi Meiji hingga akhir Perang Dunia II, Shinto adalah agama resmi di Jepang.
Agama Shinto melibatkan penyembahan kami, yang bisa diterjemahkan sebagai dewa, roh alam, atau sekedar kehadiran spiritual. Sebagian kami berasal dari daerah setempat dan bisa dianggap sebagai roh yang mewakili daerah tersebut, namun kami lainnya mewakili benda-benda dan proses alami utama, misalnya Amaterasu, sang dewi matahari.
9. Sikh (25 juta)
Sikhisme (bahasa Punjabi: ?????) adalah salah satu agama terbesar di dunia. Agama ini berkembang terutamanya pada abad ke-16 dan 17 di India. Kata Sikhisme berasal dari kata Sikh, yang berarti "murid" atau "pelajar". Kepercayaan-kepercayaan utama dalam Sikhisme adalah: Percaya dalam satu Tuhan yang pantheistik. Kalimat pembuka dalam naskah-naskah Sikh hanya sepanjang dua kata, dan mencerminkan kepercayaan dasar seluruh umat yang taat pada ajaran-ajaran dalam Sikhisme: Ek Onkar (Satu Tuhan). Ajaran Sepuluh Guru Sikh (serta para cendekiawan Muslim dan Hindu yang diterima) dapat ditemukan dalam Guru Granth Sahib.
10. Yahudi (18 juta)
Yahudiah (Yudaisme) adalah kepercayaan yang unik untuk orang/bangsa Yahudi (penduduk negara Israel maupun orang Israel yang bermukim di luar negeri). Inti kepercayaan penganut agama Yahudi adalah wujudnya Tuhan yang Maha Esa, pencipta dunia yang menyelamatkan bangsa Israel dari penindasan di Mesir, menurunkan undang-undang Tuhan (Torah) kepada mereka dan memilih mereka sebagai cahaya kepada manusia sedunia.
Kitab Suci agama Yahudi menuliskan Tuhan telah membuat perjanjian dengan Abraham bahwa beliau dan cucu-cicitnya akan diberi rahmat apabila mereka selalu beriman kepada Tuhan. Perjanjian ini kemudian diulangi oleh Ishak dan Yakub. Dan karena Ishak dan Yakub menurunkan bangsa Yahudi, maka mereka meyakini bahwa merekalah bangsa yang terpilih. Penganut Yahudi dipilih untuk melaksanakan tugas-tugas dan tanggung jawab khusus, seperti mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur dan beriman kepada Tuhan. Sebagai balasannya, mereka akan menerima cinta serta perlindungan Tuhan. Tuhan kemudian menganugerahkan mereka Sepuluh Perintah Allah melalui pemimpin mereka, Musa.
2. Islam (1.5 milyar)
Pengikut ajaran Islam dikenal dengan sebutan Muslim yang berarti "seorang yang tunduk kepada Tuhan", atau lebih lengkapnya adalah Muslimin bagi laki-laki dan Muslimat bagi perempuan. Islam mengajarkan bahwa Allah menurunkan firman-Nya kepada manusia melalui para nabi dan rasul utusan-Nya, dan meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa Muhammad adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus ke dunia oleh Allah.
3. Agnostic / Agama yang berpandangan bahwa Tuhan tidak dapat diketahui (1.1 milyar)
Agnostisisme adalah suatu pandangan filosofis bahwa suatu nilai kebenaran dari suatu klaim tertentu yang umumnya berkaitan dengan teologi, metafisika, keberadaan Tuhan, dewa, dan lainnya yang tidak dapat diketahui dengan akal pikiran manusia yang terbatas. Seorang agnostik mengatakan bahwa adalah tidak mungkin untuk dapat mengetahui secara definitif pengetahuan tentang "Yang-Mutlak"; atau , dapat dikatakan juga, bahwa walaupun perasaan secara subyektif dimungkinkan, namun secara obyektif pada dasarnya mereka tidak memiliki informasi yang dapat diverifikasi.
4. Hindu (1 milyar)

Agama Hindu (Sanskerta: San?tana Dharma ????? ???? "Kebenaran Abadi"), dan Vaidika-Dharma ("Pengetahuan Kebenaran") adalah sebuah agama yang berasal dari anak benua India. Agama ini merupakan lanjutan dari agama Weda (Brahmanisme) yang merupakan kepercayaan bangsa Indo-Iran (Arya). Agama ini diperkirakan muncul antara tahun 3102 SM sampai 1300 SM dan merupakan agama tertua di dunia yang masih bertahan hingga kini.
5. Buddha (500 juta)
Buddha (Sanskerta: ????? berarti. Mereka yang Sadar, Yang mencapai pencerahan sejati. dari perkataan Sanskerta: "Budh", untuk mengetahui) merupakan gelar kepada individu yang menyadari potensi penuh mereka untuk memajukan diri dan yang berkembang kesadarannya. Dalam penggunaan kontemporer, ia sering digunakan untuk merujuk Siddharta Gautama, guru agama dan pendiri Agama Buddha (dianggap "Buddha bagi waktu ini"). Dalam penggunaan lain, ia merupakan tarikan dan contoh bagi manusia yang telah sadar.
6. Indigenous/Agama Adat (450 juta)
Indigenous adalah orang-orang, komunitas, dan bangsa yang asli di daerah tertentu. Banyak adat budaya merupakan minoritas yang menonjol dalam masyarakat mayoritas-budaya kebarat-baratan, dan mereka biasanya bermaksud menuju melestarikan, menghidupkan, dan meningkatkan kohesi dan keunikan nilai-nilai tradisional mereka, sosial dan adat istiadat, bersama dengan upaya sungguh-sungguh untuk mengirimkan pengetahuan ini untuk generasi mendatang. Agama Indigenous masih banyak ditemui di kawasan benua Afrika, Amerika dan Asia.
7. Chinese traditional (400 juta)
Kepercayaan tradisional Tionghoa ialah tradisi kepercayaan rakyat yang dipercayai oleh kebanyakan bangsa Tionghoa dari suku Han. Kepercayaan ini tidak mempunyai kitab suci resmi dan sering merupakan sinkretisme antara beberapa kepercayaan atau filsafat antara lain Buddhisme, Konfusianisme dan Taoisme. Kepercayaan tradisional Tionghoa ini juga mengutamakan lokalisme seperti dapat dilihat pada penghormatan pada datuk di kalangan Tionghoa di Sumatera sebagai pengaruh dari kebudayaan Melayu.
8. Shinto (27 – 65 juta)
Shinto (?? Shint??, secara harfiah bermakna "jalan/jalur dewa") adalah sebuah agama yang berasal dari Jepang. Dari masa Restorasi Meiji hingga akhir Perang Dunia II, Shinto adalah agama resmi di Jepang.
Agama Shinto melibatkan penyembahan kami, yang bisa diterjemahkan sebagai dewa, roh alam, atau sekedar kehadiran spiritual. Sebagian kami berasal dari daerah setempat dan bisa dianggap sebagai roh yang mewakili daerah tersebut, namun kami lainnya mewakili benda-benda dan proses alami utama, misalnya Amaterasu, sang dewi matahari.
9. Sikh (25 juta)
Sikhisme (bahasa Punjabi: ?????) adalah salah satu agama terbesar di dunia. Agama ini berkembang terutamanya pada abad ke-16 dan 17 di India. Kata Sikhisme berasal dari kata Sikh, yang berarti "murid" atau "pelajar". Kepercayaan-kepercayaan utama dalam Sikhisme adalah: Percaya dalam satu Tuhan yang pantheistik. Kalimat pembuka dalam naskah-naskah Sikh hanya sepanjang dua kata, dan mencerminkan kepercayaan dasar seluruh umat yang taat pada ajaran-ajaran dalam Sikhisme: Ek Onkar (Satu Tuhan). Ajaran Sepuluh Guru Sikh (serta para cendekiawan Muslim dan Hindu yang diterima) dapat ditemukan dalam Guru Granth Sahib.
10. Yahudi (18 juta)
Yahudiah (Yudaisme) adalah kepercayaan yang unik untuk orang/bangsa Yahudi (penduduk negara Israel maupun orang Israel yang bermukim di luar negeri). Inti kepercayaan penganut agama Yahudi adalah wujudnya Tuhan yang Maha Esa, pencipta dunia yang menyelamatkan bangsa Israel dari penindasan di Mesir, menurunkan undang-undang Tuhan (Torah) kepada mereka dan memilih mereka sebagai cahaya kepada manusia sedunia.
Kitab Suci agama Yahudi menuliskan Tuhan telah membuat perjanjian dengan Abraham bahwa beliau dan cucu-cicitnya akan diberi rahmat apabila mereka selalu beriman kepada Tuhan. Perjanjian ini kemudian diulangi oleh Ishak dan Yakub. Dan karena Ishak dan Yakub menurunkan bangsa Yahudi, maka mereka meyakini bahwa merekalah bangsa yang terpilih. Penganut Yahudi dipilih untuk melaksanakan tugas-tugas dan tanggung jawab khusus, seperti mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur dan beriman kepada Tuhan. Sebagai balasannya, mereka akan menerima cinta serta perlindungan Tuhan. Tuhan kemudian menganugerahkan mereka Sepuluh Perintah Allah melalui pemimpin mereka, Musa.
sumber
Orignal From: 10 Agama Terbesar Di Dunia
Langganan:
Postingan (Atom)