Tampilkan postingan dengan label ling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ling. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Maret 2014

Dr Ling boleh tidur lena kerajaan tidak buat rayuan kes PKFZ

OLEH V. ANBALAGAN, PENOLONG PENGARANG BERITA
November 08, 2013
Bekas Presiden MCA, Tun Dr Ling Liong Sik (gambar) boleh tidur lena sekarang selepas pihak pendakwa iaitu kerajaan Malaysia tidak akan membuat rayuan ke atas pembebasan beliau berkaitan skandal Zon Bebas Perlabuhan Klang (PKFZ).
Sehingga tarikh tutup tamat jam 4 petang hari ini di pejabat pendaftar Mahkamah Tinggi, tidak ada permohonan untuk membuat rayuan kes difailkan.

Hakim Mahkamah Tinggi Kuala Lumpur, Datuk Ahmad Asmadi Asnawi telah membebaskan Dr Ling pada 25 Oktober lepas.



 Alasan yang diberikan adalah pihak pembela telah berjaya menimbulkan keraguan munasabah ke atas kes pendakwaan.

Sepanjang pendakwaan, sembilan saksi telah dikemukakan dan bekas perdana menteri Tun Dr Mahathir Mohamad antara saksinya.

Hakim berkata, kenyataan Dr Mahathir telah menyelamatkan Dr Ling dari pendakwaan ini.
Dr Ling didakwa telah menyebabkan Kabinet meluluskan pembelian tanah yang menyebabkan kerugian kepada kerajaan.
Projek PKFZ asalnya dianggar berharga RM1.1 bilion selepas dimulakan oleh Dr Ling pada tahun 1997 namun ia menjadi empat kali ganda iaitu RM4.6 bilion pada tahun 2007. – 8 November, 2013.
The Malaysian Insider

ReadFull Article ..

Sabtu, 28 Desember 2013

Relief Kucing Di Kelenteng Tjoe Ling Kiong Tuban


Kota Tuban – Jawa Timur selama ini mungkin hanya dikenal dengan Kelenteng Kwan Sing Bio  yang  indah dan menarik dengan segala kisahnya. Namun sebenarnya, di kota ini juga terdapat kelenteng lainnya yaitu Kelenteng Tjoe Ling  Kiong.  


Kelenteng ini cukup menarik karena di dalam ruangannya terdapat relief bergambar satwa kucing.


Kelenteng Tjoe Ling Kiong  berada di pusat kota yaitu di sebelah utara alun-alun Tuban. Lokasinya yang berada di tepi lintasan utama  Jalan Raya Pantura  Semarang – Surabaya  ini menajdikannya mudah untuk dikenali dan  dikunjungi.
 

Berkebalikan keadaannya  dengan Kelenteng Kwan Sing Bio  yang berhalaman luas dengan  memiliki banyak ruangan  dan tempat parkir, kelenteng Tjoe Ling Kion yang diatas bangunannya terdapat ornament patung sepasang naga  ini justru  tidak memiliki halaman yang luas dan  tempat parkir kendaraan.


Bangunan dan ruangan kelenteng juga cukup kecil. Di dalam kelenteng terdapat altar utama untuk persembahan. Berbagai ornament dan perlengkapan sembahyang Umat Tri Darma seperti hio, yuswa, hio long , lampion dan lilin menghiasi ruangannya.


Altar persembahan utama ini dijaga oleh  patung sepasang harimau di kanan kirinya. Lukisan bergambar naga  menghiasi pada bagian atas sisi depannya. Kelenteng Tjoe Ling Kiong  dipersembahkan untuk Dewi Tianhou ( Tianhou atau Ma Zu atau Mak Co (Hokkian),  yang juga dikenal dengan sebutan Tian Shang Sheng Mu ( Mandarin) atau Thian Siang Sing Bo. Merupakan  dewi pelindung bagi pelaut asal Fujian (Hokkian).

 
Tapi disamping altar utamanya juga terdapat patung dewa lain yaitu Fude Zhengshen (Fude zhengshen adalah ‘dewa bumi dan kekayaan’) dan Jialia


Yang menarik adalah adanya relief  bergambar Naga di dinding sebelah timur dan relief bergambar kucing di dinding sebelah barat. Entah apa keistimewaan satwa kucing itu bagi kelenteng ini. Karena  ornamen  bergambar satwa kucing jarang dijumpai menghiasi bangunan kelenteng lainnya.
  --------------------------------------------------------------------------------------------------
BreakSession :
 
Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan LangsungKLIK Linkdi bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :
 

OLeh-oleh Khas Tuban 

Hantu Yang Aneh di Lamongan 
Relief 3 Dimensi di Kelenteng Tuban 
Api Yang Tak Bisa Padam Di Bojonegoro
Kota TEXAS Di Lamongan 
Museum Yang Menyimpan Benda-Benda Santet 


Kuda Unik Yang Bermahkota dan Bersayap
Jejak Sekolah Presiden Soekarno Di Surabaya
Monumen Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk Di Lamongan
Kisah Ali Baba Di Istana Boneka
Lukisan Ala Komik Di Kelenteng Bojonegoro 

Purna Siswa dan Gelar Prestasi TK Integral Hidayatullah - Tuban
Play Group Hidayatullah - Tuban
Taman Kanak-Kanak Integral Hidayatullah - Tuban 


Gadis di Tuban  Penarik Truck Dengan Menggunakan Rambut dan Gigi

Kirab Piala Adipura Di Tuban
Parade Mobil Hias Di Tuban 
Pesawat Nomad TNI Angkatan Laut  Di Lamongan 
 
Batu-batu  dan Relung Unik di Gua Akbar 
Legenda Batu Gajah di Tanah Tuban 
Sumber Air Tawar Di Pantai Boom Tuban
Atraksi Kekuatan Ala Samson Di Tuban 

Nenek Penghuni Hutan Pinus Di Banyuwangi

Indahnya Masjid Agung Tuban di Malam Hari 
Kejurnas Off Road 4x4 Real Adventure di Tuban
Reog Malam Bulan Purnama Di Tuban

Novi Wulandari - Lamongan,  Peringkat 2  - NUN 2012

Mushola Unik Di Dalam Gua Akbar 
Pantai Sowan Yang Indah dan Alami
Rumah Serangga Di Lamongan
Meraup Kesegaran Alami Di Pemandian Bektiharjo
Iklan Pajak Keliru Ala Tuban 

Kelenteng Hong Tiek Hian - Surabaya
Harimau di kelenteng Kwan Sing Bio
Wanita Mini 75 cm dari Tuban 
Nuansa Nostalgia Di Pantai Tasikharjo Tuban 
 
Rumah Kucing Di Lamongan 
Pesona Kuda Jingkrak di Tuban
Rumah Sakit Hantu Di Lamongan 
Foto Gus Dur di Kelenteng Boen Bio 

Sumber Air Tawar Di Pantai Boom Tuban

Ikon Ala Nazi di Kelenteng Kwan Sing Bio

Camilan Ampo Yang Terbuat dari Tanah
Menguji Adrenalin di Watu Ondo
Rambu Ala Slankers Di Bojonegoro
Buah Kepel Sebagai Deodoran Alami

Nikmat dan Segarnya Es Dawet Siwalan
Indahnya Alun-alun Tuban di Malam Hari
Pesona Kesegaran Air Terjun Sri Getuk
Ribuan Ikan dan Kelelawar di Gua Ngerong
Gemerlap Istana Dalam Gua 
 
Museum Anak Kolong Tangga
Jangkar Bermata Empat Di Museum Kambang Putih
Pesona Keindahan Candi Prambanan
Pondok Pesantren Dalam Gua Yang Fenomenal
Minuman Legen Yang Nikmat dan Segar
Jejak Majapahit di Candi Jabung  
=================================================================

 
Di bagian belakang altar persembahan utama , tepatnya di sebelah kanan dan kirinya ini juga terdapat altar persembahan. Sayang, bagi pengunjung yang  selain umat tri Darma dan tidak dalam keperluan untuk beribadah  tidak diijinkan masuk ke ruangan altar pendamping ini.
 
 
 Melangkahkan kaki ke  luar bangunan kelenteng, di sebelah timurnya terdapat gapura dengan gaya Tiongkok. 
 
Di bagian atas gapura yang berwarna cerah dan meriah itu   terdapat ornament bergambar naga, burung Hong dan raksasa yang bentuknya seperti relief Kala di bangunan Candi.


Di belakang gapura terdapat taman dengan kolam renang dan patung  Kilin, hewan naga dalam mitologi China. Di sebelah kanan dan kiri pintu masuk  yang terhubung dengan  selasar di sisi timur  tedapat dua patung hewan kucing juga.


Kelenteng ini merupakan bangunan tua  yang menyimpakan jejak sejarah, tradisi dan budaya China di masa lampau. Di dalam kelenteng terdapat inskripsi tentang retorasi yang dilakukan pada th. 1850. Jadi diperkirakan kelenteng tersebut sudah ada jauh sebelum tahun  1850.
  

 Namun sayang karena  kelenteng  Tjoe Ling Kion ini   terkesan ekslusif dan tertutup  yang menjadikan warga merasa segan untuk mengunjunginya. Berbeda halnya dengan Kelenteng Kwan Sing Bio yang  suasana dan nuansanya lebih terbuka bagi pengunjung.

 
Jadi maklum saja jika banyak warga Tuban yang tidak tahu banyak  tentang kelenteng ini walaupun mereka sering melintasi bangunan kelenteng  ini.


ReadFull Article ..