Tampilkan postingan dengan label balas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label balas. Tampilkan semua postingan
Rabu, 29 Januari 2014
Putera Pemimpin Sayap Tentera Hamas Ingin Balas Dendam Atas Kematian Ayahnya
Jumaat, 23 November 2012
Foto : Ahmed al-Jaabari (reuters)
GAZA - Putera dari anak Pemimpin Sayap Tentera Hamas Ahmed al-Jaabari berniat untuk membalas dendam atas kematian ayahnya. Jaabari maut dalam serangan udara yang dilancarkan Israel.
"Ini merupakan kekalahan yang besar. Dia (Jaabari) adalah seorang yang sangat penting bagi Hamas dan Islam, bukan hanya Palestin ," ujar Muemin al-Jaabari, seperti dikutip Channel 2 News, Jumaat (23/11/2012).
Muemin Jaabari mengaku, dirinya sangat jarang menghabiskan waktu dengan ayahnya. Pada ketika itu, Muemin baru saja menunaikan ibadah haji di Makkah dan mereka tidak dapat berjumpa dalam beberapa minggu.
Sosok Jaabari digambarkan oleh puteranya bak seorang yang sang berhati-hati dalam mengambil keputusan. Menurut Muemin, kematian ayahnya adalah takdir. Muemin pun ikut serta dalam dialog gencatan senjata antara Hamas dan Israel.
"Kami menyambut perjanjian ini, namun ini bukanlah keputusan kami. Ini dibuat oleh para pemimpin kami," tegasnya.
Selama ini, kematian Jaabari disambut gembira oleh Negeri Yahudi. Hal itu disebabkan Jaabari dianggap sebagai teroris yang amat sangat berbahaya bagi Israel. Duta Besar Israel untuk Bangsa-Bangsa Bersatu(PBB) Ron Prosor mendeskripsikan komandan militer itu bak seorang pembantai warga Israel.
Jaabari mati ketika kereta yang dipandunya dibom oleh serangan udara Israel. Hamas begitu marah dengan tragedi matinya Jaabari. Pada saat itu, Hamas menegaskan, kematian Jaabari sama saja membuka pintu gerbang neraka untuk Israel.
Usai Jaabari meninggal, eskalasi peperangan antara Israel dan kelompok bersenjata di Gaza makin memuncak. Di saat roket itu ditembakkan ke Israel, Israel pun memanfaatkan sistem pertahanan Iron Dome.(AUL)okezone.com
"Ini merupakan kekalahan yang besar. Dia (Jaabari) adalah seorang yang sangat penting bagi Hamas dan Islam, bukan hanya Palestin ," ujar Muemin al-Jaabari, seperti dikutip Channel 2 News, Jumaat (23/11/2012).
Muemin Jaabari mengaku, dirinya sangat jarang menghabiskan waktu dengan ayahnya. Pada ketika itu, Muemin baru saja menunaikan ibadah haji di Makkah dan mereka tidak dapat berjumpa dalam beberapa minggu.
Sosok Jaabari digambarkan oleh puteranya bak seorang yang sang berhati-hati dalam mengambil keputusan. Menurut Muemin, kematian ayahnya adalah takdir. Muemin pun ikut serta dalam dialog gencatan senjata antara Hamas dan Israel.
"Kami menyambut perjanjian ini, namun ini bukanlah keputusan kami. Ini dibuat oleh para pemimpin kami," tegasnya.
Selama ini, kematian Jaabari disambut gembira oleh Negeri Yahudi. Hal itu disebabkan Jaabari dianggap sebagai teroris yang amat sangat berbahaya bagi Israel. Duta Besar Israel untuk Bangsa-Bangsa Bersatu(PBB) Ron Prosor mendeskripsikan komandan militer itu bak seorang pembantai warga Israel.
Jaabari mati ketika kereta yang dipandunya dibom oleh serangan udara Israel. Hamas begitu marah dengan tragedi matinya Jaabari. Pada saat itu, Hamas menegaskan, kematian Jaabari sama saja membuka pintu gerbang neraka untuk Israel.
Usai Jaabari meninggal, eskalasi peperangan antara Israel dan kelompok bersenjata di Gaza makin memuncak. Di saat roket itu ditembakkan ke Israel, Israel pun memanfaatkan sistem pertahanan Iron Dome.(AUL)okezone.com
Jumat, 29 November 2013
Balas Spionase Australia Hacker RI Retas 170 Website
![]() |
| Ilustrasi Hacker Indonesia |
"Ratusan website Australia diserang demi membalas #OpAustralia oleh para hacker Indonesia,” kata kelompok tersebut dalam lama Twitter mereka, Senin (4/11).
Mereka membuat daftar website yang diretas, nampaknya sebagian besar milik perusahaan-perusahaan kecil dengan domain .au.
Tulisan yang muncul di website korban adalah "Stop Spying on Indonesia" di bawah bendera Indonesia dengan gambar hitam wajah Guy Fawkes, yang memang selalu dipakai oleh kelompok anonym internasional.
Website yang menjadi sasaran dipilih secara acak, termasuk macam-macam bisnis dari katering, laundry sampai persewaan kastil.
Hubungan Indonesia-Australia memanas menyusul adanya laporan pekan lalu bahwa misi diplomatik Australia terlibat dalam jaringan mata-mata Amerika Serikat.
Kantor-kantor kedutaan dan konsulat Australia di Indonesia, China dan berbagai negara lain dikabarkan telah dimanfaatkan untuk memonitor telepon dan mengumpulkan data, sehingga Jakarta dan Beijing menuntut klarifikasi Australia.
Suratkabar Inggris The Guardian memberitakan bocoran data oleh Edward Snowden yang menyebutkan bahwa Australia dan AS bekerja sama melakukan operasi mata-mata pada konferensi PBB tentang iklim di Bali pada 2007.
Langganan:
Postingan (Atom)
