Tampilkan postingan dengan label misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label misteri. Tampilkan semua postingan
Rabu, 03 September 2014
Misteri Asal Usul Pinokio Akhirnya Terungkap
Kisah boneka kayu Pinokio (Pinocchio) yang dibuat oleh seorang tukang kayu di Florensia mungkin adalah kisah anak yang paling dikenal di seluruh dunia.

Penelitian terbaru mengungkap bahwa kisah yang ditulis oleh Carlo Collodi 130 tahun lalu pada 7 Juli 1881 memiliki akar yang kuat dengan dunia nyata.
Menurut Alessandro Vegni, seorang ahli komputer, yang membandingkan kisah itu dengan peta sejarah, kisah Pinokio berseting di desa Tuscan di San Miniato Basso, yang terletak di pertengahan antara Pisa dan Florensia. Nama asli desa tersebut sebenarnya adalah "Pinocchio."
Kisah Geppetto dan boneka kayu pinusnya, dibuat berseri dalam majalah anak-anak Italia dengan judul La Storia di un Burattino (Kisah Seorang Marionette) pada tahun 1881, dan kemudian diubah menjadi buku dua tahun kemudian yang diberi judul "Petualangan Pinokio."
Dipercaya sebagai buku kedua, setelah Injil, yang paling awal diterjemahkan ke bahasa lain, novel itu menginspirasi ratusan edisi barunya, drama panggung, pernak-pernik dan film seperti film animasi Disney.
Namun detil-detil terbaru mengenai kota Florentina dalam kisah itu mengungkapkan detil baru yang menkajubkan tentang karya ikonik itu.
"Nama desa itu (San Miniato Basso) yang sekarang diberikan pada tahun 1924," ungkap Vegni. "Kami mengetahui dari rekaman sejarah bahwa desa itu aslinya Pinocchio, kemungkinan dinamakan seperti nama sungai yang ada di dekat desa itu."
Collodi sudah pasti tahu desa itu. Ayahnya, seorang koki terkenal, hidup di dekat desa itu selama beberapa tahun. Pada tahun 1825, setahun sebelum kelahiran Carlo, ayahnya pindah dari kawasan Pinocchio ke Florensi untuk bekerja bagi Marquis Lorenzo Ginori Lisci.
Vegni percaya bahwa Collodi tak hanya mengunjungi San Miniato, tapi juga bertemu beberapa orang disana dan sangat mungkin ia menggunakan orang-orang itu untuk menginspirasi karakter-karakternya.
"Saat Geppetto menamakan bonekanya, ia berkata bahwa ia tahu seluruh keluarga Pinocchio: ayah Pinocchio, ibu Pinocchio, dan anak-anak Pinocchio. Penduduk asli San Miniato disebut Pinocchi atau Pinocchini."

Dimulai dari San Miniato, penelitian Vegni menunjukkan sejumlah kesamaan dengan kisah Collodi.
Terdapat "casa Il Grillo" (Rumah Jangkrik), sebuah bangunan pedesaan yang namanya mungkin merujuk pada Jangkring Yang Berbicara dan desa Osteria Bianca (Penginapan Putih) dimana pubnya masih ada yang Vegni percaya menginspirasi Penginapan Udang Merah dalam cerita.
Yang menarik, si Rubah dan Kucing yang bertemu dengan Pinokio nampaknya berhubungan dengan dua segi dalam peta: Rio delle Volpi (Sungai Rubah) dan dua rumah yang disebut "Rigatti" (berasal dari kata "gatti" yang berarti kucing-kucing).
Tak jauh dari situ, desa La Lisca (Tulang Ikan) bisa jadi menginspirasi alur kisah Pinokio yang ditelan oleh ikan paus.
Yang pasti, nama-nama tempat itu memainkan peran ketika penulis Pinokio memilih nama penanya.
Teralhir dengan nama Carlo Lorenzini, sang penulis menggunakan nama Carlo Collodi seperti nama kampung halaman ibunya, Collodi, dekat Pistoia di Tuscany.
Namun tak semua orang setuju dengan klaim Vegni ini.
Menurut Gianni Greco dari Asosiasi Pinokio, Pinocchio berseting antara Florensia dan Castello, di sebuah kotak kecil di dekatnya.
"Penelitian ini menarik, tapi aku tidak percaya bahwa Lorenzini terinspirasi oleh San Miniato dan lingkungannya," kata Greco, yang memiliki koleksi besar pernak-pernik Pinokio, termasuk edisi pertamanya.
"Dia menghabiskan musim panasnya di Castello di villa saudara laki-lakinya dan disana dia menulis ceritanya. Di Castello dia bertemu Giovanna Ragionieri, seorang gadis pirang kecil denagn mata baru yang dikatakan menginspirasi karakter Peri Berambut Biru," kata Greco.
Sumber
Minggu, 01 Desember 2013
Misteri Asteroit Mirip Planet
Belajarcariuang - Robot peneliti bertekhnologi tinggi, kini sedang meneliti Vesta—obyek terbesar kedua dalam wilayah asteroid yang memiliki luas 320 mil.
Penampakan baru yang dikirim robot peneliti Dawn ini, lebih menyerupai sebuah planet dibandingkan asteroid. Kini ilmuwan menyebutnya sebagai bentuk transisi antara keduanya.
![]() |
| Vesta |
Foto yang telah dikirim Dawn sejak Juli lalu—menunjukkan obyek dengan permukaan kasar itu, lebih unik dibandingkan dengan sistem tata surya yang lebih kecil dan seringan asteroid.
Kawah permukaan Vesta memiliki alur, lembah dan berbagai mineral.
“Vesta tidak seperti asteroid lainnya,” ujar ilmuwan Vishnu Reddy dari Peneliti Solar System-Max Planck Institute, Jerman. Temuan baru ini telah dipresentasikan pada pertemuan American Geophysical Union di San Fransisco.
Gambar ini menggunakan data warna yang diperoleh dari kamera framing peneliti Dawn-NASA—yang menunjukkan bahwa belahan selatan Vesta dalam warna, ditengahnya dalam formasi Rheasivia. Warna berbeda mencerminkan mineral berbeda pada permukaannya.
Rheasilivia adalah cekungan dengan ukuran diameter sekitar 290 mil (467 km) dan memiliki gundukan ditengah dengan ketinggian 14 mil (23 km).
Kebanyakan bentuk asteroid menyerupai kentang, namun Vesta lebih mirip dengan alpukat, ujar Reddy
David Williams dari Universitas Arizona menyebut Vesta memiliki bentuk transisi antara planet berbatu dan ribuan asteroid yang mengambang di antara Mars dan Yupiter.
Asteroid adalah puing sisa lahirnya tata surya sekitar 4,5 milyar tahun lalu, bersamaan dengan terbentuknya planet berbatu lainnya seperti Bumi ini. Dengan meneliti asteroid dapat memberi petunjuk bagaimana sistem perplanetan kita terbentuk.
Misi ini telah menimbulkan sebuah misteri. Sebelum Dawn tiba di Vesta, sejumlah ilmuwan memprediksi bahwa permukaannya memiliki sebuah gunung berapi. Nampak pula ada sebuah bukit di Vesta, namun para ilmuwan mengatakan tidak ada bukti aliran lava maupun gejala vulkanis.
Williams mengatakan itu kemungkinan sejumlah material vulkanik yang terpendam, sehingga tim akan terus menelusurinya. [erabaru.ne]
Sabtu, 23 November 2013
Penjelajah Waktu Kiamat 2012 dan Masa Depan Misteri John Titor!
Terdengar seperti kisah sains-fiksi, namun sosok John Titor akhirnya menjadi perdebatan paling spektakuler dan kontroversial sejak tahun 2001 sampai sekarang! Ia menjadi legenda di dunia maya, karena informasi yang diberitahunya soal masa depan (paska 2000) sebagian telah terbukti benar terjadi… setelah pada awal 2001 John Titor kembali ke masanya.
Informasi yang dibawanya itulah yang sangat menggemparkan karena satu persatu seiring perjalanan waktu mulai terlihat kebenarannya. Ia juga mengupload skema mesin waktu yang digunakannya memberitahu cara kerjanya dan menyebarkan formula ilmiah mesin tersebut di forum internet.
Siapa John Titor? Dia mengaku lahir tahun 1998 di Florida, AS. Ia berhasil menjalankan misisnya kembali ke tahun 1975 untuk mengambil PC IBM 5100, karena PC itu memiliki program bahasa unix yang tak pernah lagi digunakan di semua komputer generasi selanjutnya sampai tahun 2036.
Menurut John, semua sistem unix akan menghadapi “time error” di tahun 2036, oleh sebab itu IBM 5100 itu sangat penting bagi mereka. Ketika debat menghangat tentang kebenaran timetravel, pernyataan John Titor kemudian diakui oleh pihak IBM. Mereka kaget karena pada masa dibuat tahun 1975, hanya 5 orang yang tahu kemampuan memecahkan bahasa unix pada komputer itu. Dari mana John bisa tahu rahasia itu?
John mengaku mesin waktu yang digunakannya adalah tipe C204. Sebuah mesin waktu mini dengan kappasitas 3 orang untuk melintasi waktu. Mesin itu properti militer AS tahun 2036, dan mesin waktu bukan barang aneh di tahun itu walau sangat eksklusif. Tipe lain yang lebih besar adalah C206 buatan General Electric (GE) yang bisa memuat sampai 7 orang. Mesin ini hanya mampu membawa mereka maksimum 60 tahun ke masa silam dengan kecepatan 10 tahun per jam!
Informasi Masa Depan
John singgah sebentar ke tahun 2000 (2 November) -2001 (24 Maret), untuk urusan pribadi, yaitu menjenguk keluarganya, selama beberapa bulan saja. Setelah itu ia kembali ke tahun 2036 dengan meninggalkan sejumlah informasi penting tentang masa depan!
1. John Titor memberitahukan bahwa prinsip dasar mesin waktu itu digagas oleh CERN, sebuah asosiasi riset partikel atom dan nuklir 20 negara Eropa yang bermarkas di Jenewa, Swiss. Menurut John pada tahun dasar kerja mesin waktunya itu seperti “black hole” mini yang menyedot partikel fisik (manusia dan benda) ke masa yang sudah ditentukan.
Faktanya: Tahun 2001, CERN mempublikasikan eksperimen spektakuler Large Hadron Collider (LHC) dan Relativistic Heavy Ion Collider (RHIC), dua mesin yang bisa memancarkan energi berkekuatan dahsyat, dan eksperimen anti materi yang memunculkan semacam “black hole” mini buatan yang menyedot setiap materi dalam radius jangkauannya!
2. John Titor menyebutkan akan ada peristiwa menggemparkan di AS pada tahun 2001 yang dikenal sebagai 9/11. Berkaitan dengan bencana di dua gedung pencakar langit dan menjadi dasar pemakluman perang terbuka terhadap terorisme di dunia.
Faktanya: Pada 11 September 2001, WTC di New York ditabrak pesawat komersil yang dibajak teroris yang menyebabkan tragedi paling berdarah dalam serangan teroris di AS dan dunia. Sesuatu yang dihubungkan dengan jaringan Al-Qaeda. Dan AS melancarkan perang terhadap segala bentuk terorisme dan jaringannya.
3. John Titor memberitahukan akan terjadi serangan militer AS ke Irak dengan alasan adanya senjata pemusnah massal di sana. Namun itu lebih merupakan tindakan politis karena senjata pemusnah yang dituduhkan tak pernah ditemukan di Irak.
Faktanya: AS dan pasukan multinasional melakukan serangan ke Irak pada sekitar Maret 2003.
4. John Titor menginformasikan adanya bencana besar yang memusnahkan ratusan ribu jiwa pada akhir tahun 2004.
Faktanya: gempa bumi yang diikuti tsunami menghantam kawasan Asia pada Desember 2004, dengan korban ratusan ribu di beberapa negara Asia dan terparah adalah di Aceh – Nias, Indonesia.
5. John Titor menyinggung akan intens terjadi hantaman meteorit dan benda angkasa selama lebih dari satu dekade di Bumi.
Faktanya: NASA dan lembaga antariksa berbagai negara memang melaporkan adanya kerawanan hujan meteor dan hantaman meteorit ke dalam atmosfer Bumi yang diawali komet yang melintas tahun 1998 yang berdampak hujan meteor ampai tahun 2032.
Dilaporkan juga adanya ancaman hujaman dan tabrakan asteroid kecil dengan atmosfer Bumi mulai tahun 2008 sampai 2032 akibat lintasan perputaran orbit Bumi melintas langsung ke inti sabuk asteroid di tata surya. Puncak hujan meteor Leondis akan terjadi lagi pada 17 November 2009 di kawasan langit Asia tengah.
6. John Titor menyinggung soal Alien dan UFO, yang menurutnya tetap menjadi misteri di masanya . Tetapi pemahaman tentang mahluk luar angkasa itu semakin masuk akal di jamannya. Sebab bisa saja Alien merupakan pengelana waktu dari dimensi atau galaksi lain, atau bahkan manusia Bumi juga yang hidup jauh di masa depan dan berkelana ke masa kini.
7. John Titor walau sempat mengelak untuk memberitahukan apakah penanggalan suku Maya tentang kiamat tahun 2012 benar atau tidak, akhirnya menyiratkan bahwa ada katastrop luar biasa yang sedikit unik dan aneh pada 2012. Namun ia sangat menenangkan kita dengan menekankan bahwa ia sudah melalui peristiwa itu dan masih hidup setidaknya sampai tahun 2036!
Menurutnya, katastrop pada 2012 merupakan puncak fenomena alam yang saat ini (tahun 2001) mulai terjadi. Tahun 2012 bukan kiamat, tetapi apa yang terjadi saat itu akan menyebabkan korban mahluk hidup yang sangat besar. Itu berkaitan dengan peristiwa iklim, aktivitas tektonik dan vulkanik yang ditandai dengan gempa-gempa skala besarnya topan, dan gelombang samudera.
Faktanya: Saat ini (tahun 2009) banyak terjadi gempa bumi, badai, hujan, banjir yang menelan banyak korban berkaitan dengan perubahan iklim, pemanasan bumi.
8. John Titor menyebutkan bahwa Perang Dunia III akan terjadi dan berdampak hebat pada 2015. Serangan senjata nuklir yang memicu terjadinya perang dunia itu menyebabkan Bumi mengalami kerusakan parah, tercemar radioaktif berat, sehingga kehidupan di masa depan sangat memprihatinkan dengan sumber makanan sehat yang sangat terbatas, stok air bersih yang minim, dan kehidupan yang berat.
Ini hanyalah sebagian perbandingan dari informasi John Titor dengan fakta yang terjadi kemudian setelah ia mengucapkan selamat tinggal untuk kembali ke tahun 2036 di forum internet. Masih banyak informasi lain yang disampaikan John Titor… walau terkesan ini mungkin saja hoax atau ulah iseng, informasi tentang masa depan yang disampaikan John memang sangat masuk akal dan ia begitu menguasai apa yang dibicarakannya.
Lalu campur tangan keterlibatan agen rahasia pemerintah AS yang berupaya memburu John Titor justru membuat banyak orang percaya bahwa eksistensi John Titor memang benar! Sejumlah saksi mata yang pernah bertemu John Titor, mengakui mereka diinterogasi agen-agen rahasia. Keluarga John Titor juga dilaporkan bergegas pindah rumah sesaat sebelum badai melanda Florida di tahun 2001. Mungkin mereka sudah diperingatkan John tentang adanya badai tersebut. Kini domisili keluarga John Titor di masa kini dirahasiakan!
Perjalanan Waktu!
Ide dan konsep perjalanan waktu ini mungkin hampir setua peradaban manusia. Dalam kitab kuno Mahabharatha ada tuturan tentang Raja Reivata yang melakukan perjalanan ke nirwana untuk bertemu sang Brahma, sekembalinya ke Bumi ia sangat terkejut karena telah melompati banyak jaman sejak kepergiannya.
Lalu legenda Urishima Taro dari Jepang yang berkisah tentang seorang nelayan yang menyelamatkan kura-kura dan berkesempatan untuk berkunjung ke Istana Dewa Naga di bawah laut. Ia tinggal di istana itu hanya selama tiga hari, namun saat kembali ke kampung halamannya, sang nelayan ternyata berada tiga ribu tahun di masa depan.
Lantas misteri Segitiga Bermuda, tentang menghilangnya banyak kapal dan pesawat terbang yang melintas di sana menjadi terdengar lebih masuk akal walau sebagian besar adalah isapan jempol belaka.
Apa yang disebut John Titor sebagai lubang waktu, kemungkinan memang benar-benar ada. Ia menyinggung soal teori fisika quantum yang kemudian diperdalam dan dipraktekkan di masanya. Itu memberi sumbangan besar pada terwujudnya mesin waktu yang dipakainya itu.
John Titor juga menggarisbawahi bahwa apa yang dilakukannya ketika kembali ke masa lalu, tidak akan merubah masa depan di masanya. Menurutnya kehidupannya di tahun 2036 berada pada dimensi yang berbeda dengan dimensi yang kini sedang kita jalani.
Hmmmm…. Percaya atau tidak, ini sebuah misteri! * (berbagai sumber)
Langganan:
Postingan (Atom)
