Tampilkan postingan dengan label ikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ikan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Maret 2014

Ribuan Ekor Ikan Dan Kelelawar di Gua Ngerong

Sungai dengan banyak hilir mudik ikan di aliran airnya tentu menggoda minat untuk mengambilnya dengan cara memancing, menjala,atau bahkan dengan memberi potas.


Namun hal itu tidak berlaku di Gua Ngerong.Karena walau di sungainya banyak terdapat ribuan ekor ikan berbagai jenis dan ukuran, tak ada seorang pun yang berani mengusik keberadaan ikan-ikan itu karena dikeramatkan oleh warga setempat.

Click : Nikmatnya Oleh-oleh Khas Tuban
 Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban

Bila ada yang berani melanggar pantangan itu, sangat diyakini orang itu akan segera mendapat musibah. 

Hanya ikan-ikan yang melewati daerah batas jembatan yang diijinkan untuk diambil oleh warga dan dikonsumsi. Mitos ini seolah menjadi pagar betis alami yang melindungi kelestarian ikan-ikan itu. Itulah daya tarik wisata Gua Ngerong yang ada di Desa Rengel Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban – Jawa Timur, sekitar 28 km arah tenggara dari pusat kota rengel . Sangat mudah untuk menuju ke lokasi Gua Ngerong sangat mudah karena berada di dekat jalan raya utama yang dilalui banyak angkutan umum.

Tiket masuk Gua Ngerong Rp 3000 per orang belum termasuk karcis parkir untuk kendaraan. Di Gua Ngerong ini terdapat sungai yang mengalir tenang dan berkedalaman 1,5 meter. Sungai itu dinaungi pepohonan besar dan rindang dari berbagai jenis dengan berbapa bagian akarnya saling menempel, berjuntai dan menggantung di tebing batu . Aliran sungai berasal dari mata air yang terdapat di dalam Gua Ngerong. 

Gua Ngerong yang lubangnya berdiameter 5 meter itu sendiri sudah tampak bentuk luarnya ketika dipandang dari gerbang masuk yang berjarak sekitar 80 meter. Banyak warga yang beraktifitas di sungai itu seperti berenang, mencuci atau sekedar bercengkerama dan bercengkerama satu sama lainnya di tepi sungai 

Di sungai itulah ikan-ikan yang hidup di aliran sungai Gua Ngerong itu hidup dan berkembang biak dengan lestari. Beberapa diantaranya adalah jenis ikan Nila, mujair, gurami, dan lele . Rata-rata ukurannya sebesar tapak tangan orang dewasa. Bahkan untuk jenis ikan lele yang berwarna coklat dan putih itu ada yang berukuran cukup besar.Panjangnya ada yang seukuran lengan tangan orang dewasa. 

Yang menarik, pengunjung Gua Ngerong bisa memberi makan ikan-ikan itu dengan pakan yang banyak dijual di sekitar lokasi. Pakan itu cukup unik sederhana dan unik karena berupa ‘ klenteng ‘ ( biji Randu ) , roti dan jagung brondong yang dijual dengan harga Rp 500 – Rp 2000 per bungkus. 

Pengunjung tinggal menyebarkan klenteng, roti atau jagung brondong itu ke sungai. Dalam hitungan detik saja akan segera tampak ribuan ekor ikan segera mendekati dan saling merebut pakan. Dalam hitungan detik, pakan itu pun sudah berpindah ke perut ikan. Entah apa sebabnya dan bagaimana mulanya ikan-ikan di Gua Ngerong itu sangat suka dan rakus diberi pakan berupa klenteng. Konon , dulu di sekitar Gua Ngerong banyak terdapat pohon randu. Ketika buah randu telah kering dan menebarkan biji-bijinya ke sungai, menjadikan ikan-ikan itu terbiasa memakannya. 

Bisa jadi juga karena tingginya kandungan nutrisi dan minyak yang terdapat pada biji klenteng atau karena faktor lainnya. Ikan-ikan itu juga rakus memakan daun-daunan yang lunak seperti daun pepaya, daun kangkung daun singkong dan daun talas yang biasanya juga dibawa dan diberikan oleh pengunjung.


Khusus untuk ikan lele itu lebih suka dan berebut pakan jika pakan yang diberikan adalah jagung brondong atau roti. Laksana bisa bersikap toleransi, ikan Lele itu tidak tampak mendekat dan berebut pakan jika pakan yang diberikan itu berupa kelenteng. 


Tak hanya ikan, di Gua Ngerong juga dihuni beberapa ekor bulus ( semacam penyu ) berwarna putih jenis Chitra chitra .Bulus-bulus itu mempunyai nama unik seperti Sanggem, Poleng dan Menik yang tinggal dan bersembunyi di dalam gua. Uniknya, satwa berkarapas (bertempurung keras) itu bisa mendekati pengunjung jika dipanggil namanya dan diberi pakan berupa roti. 


Namun untuk memanggil bulus-bulus itu butuh kesabaran tersendiri. Tak jarang ketika bulus-bulus itu sudah berenang dan mendekati pengunjung yang memberi pakan roti, entah kenapa bulus-bulus itu seakan balik kucing dengan berrenang dan bersembunyi lagi ke dalam Gua Ngerong. 



Tak hanya itu saja keunikan dan daya tarik Gua Ngerong. Memandangnya dari kejauhan, tampak dinding Gua Ngerong berwarna hitam di beberapa bagiannya. Ternyata warna hitam itu adalah warna ribuan ekor kelelawar jenis Rousettus sp dan Rhinolopus sp. yang hidup berkoloni dan bergelantungan di dinding gua. 


Riuh suara gemericit ribuan kelelawar di dinding gua berpadu dengan suara kecipak air ribuan ekor ikan di sungai yang ada di bagian bawahnya laksana paduan suara orkestra alami. Karena dihuni oleh banyak kelelawar yang membuang kotoran di berbagai tempat, membuat lokasi wisata ini berbau kotoran kelelawar yang khas dan menyengat. Bahkan cukup sering terjadi kotoran dari kelelawar yang hilir mudik berterbangan itu jatuh menimpa pengunjung yang ada di bawahnya. 


Gua Ngerong dengan segala keunikan dan misterinya ini menarik banyak perhatian dari berbagai pihak untuk melakukan penelitian dengan masuk ke dalam gua.Diantaranya adalah Klub penelusuran gua Garbhabhumi dari Jakarta yang dibentuk oleh Norman Edwin (almarhum). Pada tahun 1980an mereka melakukan penelitian dengan masuk ke dalam gua dengan menyusuri lorong-lorong gua melalui sungai Gua Ngerong dan melawan arus sungai. 


Pada tahun 2002 , Cahyo Rahmadi, peneliti bidang Zoologi dari Puslit Biologi – LIPI juga pernah mengadakan penelitian di Gua Ngerong yang memfokuskan penelitian pada satwa Arthtropoda yang hidup di Gua Ngerong. Beberapa tahun lalu Gua Ngerong ini juga pernah menjadi bahan liputan utama dua acara telivisi swasta yaitu Expedition - Metro TV dan Jejak Petualang - Trans 7. Sayangnya , justru dari pihak pemerintah daerah setempat yang tidak terdengar kiprahnya untuk melakukan penelitian secara khusus pada Gua Ngerong dan mempublikasikan tinjauan penelitiannya.

Penelitian itu penting untuk dilakukan karena banyak pengunjung yang ingin tahu apa dan bagaimana kondisi yang ada di dalam gua Ngerong beserta segala misterinya.Gua Ngerong memang sangat menarik untuk dikunjungi. Disana kita bisa menjumpai harmoni kehidupan alam antara manusia, satwa dan flora.  

====================

Baca juga dan Klik artikel menarik berikut ini  :

 Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban


Main Game = Dapat Dollars   

Instant Access To Get Freelancer Jobs 

Menambang Uang Melalui Facebook dan Twitter

Peluang Mendapatkan Dollar Via Internet 

Museum Santet Di Surabaya

Tips Memasang Iklan Di Blog 

Share Status di Fb/Twitter Dapat Komisi 


Click Nikmatnya Oleh-oleh Khas Tuban


Artikel-artikel Menarik lainnya bisa Anda baca 

di Link berikut ini :

www.blogger.comblogspot.com

ReadFull Article ..

Rabu, 01 Januari 2014

PTPTN Jangan banding epal dengan ikan yu

Harakahdaily, 09 Jun 2012
KUALA LUMPUR: Dalam isu pembekuan pinjaman Perbadanan Tabung Pendidikan Tinggi Nasional (PTPTN terhadap Universiti Selangor (Unisel) dan Kolej Universiti Islam Selangor (Kuis), Timbalan Presiden PAS Mohamad Sabu menyindir kebijaksaan Menteri Pengajian Tinggi, Datuk Seri Khaled Nordin dalam menimbulkan kontroversi ini.
Mohamad berkata sepatutnya Khaled membuat perbandingan epal dengan epal dalam isu ini.

“Jgn bandingkan kerajaan PR selangor dgn kerajaan pusat. Banding mesti epal dgn epal. Bkn epal dgn ikan yu,” tulis beliau di laman Facebook beliau.

Mohamad menegaskan bahawa PR berjanji akan memberikan pendidikan percuma apabila ia diberi mandat untuk memerintah kerajaan pusat pada PRU13 bukan memerintah di peringkat negeri.

“Kenapa Menteri Pengajian Tinggi begitu tidak cerdik?” soal beliau.

Awal minggu ini, PTPTN dengan disokong Menteri Pengajian Tinggi dan Timblan Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin bertindak membekukan pinjaman pelajar baru Unisel dan meminta kerajaan negeri Selangor membuktikan keupayaan memberikan pendidikan percuma kepada pelajar-pelajar terbabit.

Khaled berkata pembekuan tersebut sekadar ingin menguji sama ada negeri Pakatan Rakyat Selangor adalah serius dalam menyediakan pendidikan percuma.

“Sekarang mereka telah mengakui kepentingan PTPTN, jelas sekali mereka tidak dapat mencapai matlamat memberikan pendidikan percuma,” kata beliau.

Bagaimanapun, tindakan tersebut ditarik balik semalam selepas mendapat pelbagai kritikan, dari dalam dan luar Umno yang merasakan tindakan tersebut tidak wajar.


Ramai penganalisa politik melihat kontroversi PTPTN kali ini adalah pertembungan antara Muhyiddin dan Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak dalam Umno, di mana kedua-duanya mempunyai keperluan berbeza untuk kekal hidup di dunia politik.

Sekiranya Najib berjaya memenangi dua pertiga semula, Muhyiddin dijangka akan menghadapi kesukaran mempertahankan kedudukannya pada pemilihan Umno yang bakal berlangsung tahun ini dan digantikan dengan sepupu Najib, Datuk Seri Hishammuddin Hussein yang juga Naib Presiden Umno.

Untuk menyelamatkan dirinya dan memberikannya peluang untuk mengguling Najib, Muhyiddin perlu memastikan Najib gagal mendapat 2/3 majoriti malah keputusannya merosot berbanding Tun Abdullah Badawi di 2008, tapi BN masih kekal menang di PRU-13.

Sekiranya terlebih melakukannya, BN bakal tertewas dan Muhyiddin juga bakal hilang segala-galanya.

Disebabkan itu, rakyat akan dapat melihat pertembungan puak pemikiran lama dengan puak transformasi sebegini dengan lebih kerap menjelang PRU-13.
ReadFull Article ..

Senin, 23 Desember 2013

Aneh Tapi Nyata Ada Gambar Hati di Bahagian Muncung Ikan Mas Putih


Aneh Tapi Nyata, Ada Gambar Hati di Bagian Moncong Ikan Mas Putih
REPRO NTV/RICHARD SUSILO
Ikan mas yang muncungnya teradapat tanda berbentuk hati.



TRIBUNNEWS.COM - Percaya atau tidak, seekor ikan mas putih dengan panjang sekitar 30 sentimeter pada muncung hidungnya dekat mulutnya, ada tanda merah dengan diameter sekitar satu cm dengan bentuk hati. Ikan mas ini menjadi tontonan sangat popular di perfektur Ishikawa ketika ini.

Demikian ungkap NTV Channel 4 televisyen Jepun petang kelmarin dikutip oleh Tribunnews.com, Isnin (18/2/2013). Ikan mas itu satu-satunya yang bertanda hati merah demikian di Taman Kenroku-en di perfektur Ishikawa, dekat Fukui/Nagano (Laut Jepun). Sekitar 3 jam ber kereta api pakai kereta peluru dengan biaya 24.500 yen satu arah, tidak bolak-balik.

Menurut Pengurus Pengelola taman tersebut, Mitsuhide Sugimoto, memang ikan itu sudah lama ada di sana dan baru kebelakangan ini diketahui ada tanda yang menarik seperti itu, satu-satunya ikan mas demikian di sana. Demikian disampaikan Sugimoto.

Sugimoto juga berharap dengan adanya ikan mas menarik tersebut, apalagi berdekatan penemuannya dengan hari Valentine pada 14 Februari lalu, "Semoga semakin ramai yang hadir, semakin banyak yang boleh berbahagia. Kalau memang hal yang bagus, semoga saja boleh membahagiakan semakin ramai orang yang hadir melihatnya," paparnya sambil tersenyum.

Beberapa pengunjung sangat memperhatikan ikan tersebut, ada pula yang seolah seperti berdoa, mengharapkan sesuatu setelah melihat ikan mas tersbeut, lambang kemakmuran dan kebahagiaan di Jepang. Moga-moga saja memberikan kecintaan dan kedamaian kepada semakin banyak orang.
ReadFull Article ..